International Media

Selasa, 29 November 2022

Selasa, 29 November 2022

Perwakilan PSMTI Jabar Kunjungi Laskar Agung Nuswantara Macan Ali, Ucapkan Selamat HUT ke-6

KI-KA : Ferry C, Ketua PSMTI Cirebon Zhong Quan Lin, Chandra A, Irjen Pol Anton Charliyan dan Lita Dahlia.

CIREBON—Beberapa hari yang lalu, bertepatan dengan HUT ke-6 Laskar Agung Nuswantara Macan Ali Cirebon, selain mengirimkan karangan bunga, PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) Jawa Barat juga mengutus empat orang pengurus yaitu Sekretaris Lita Dhalia, Dr. Petrina Faustine, Lin Sheng Xing dan Chandra A mengirimkan bingkisan ke Cirebon.

KI-KA : Xie Yuan Sheng, Rao Shu Sheng, perwakilan Polri, Suwanda Holy, Wu Wen Fan dan pengurus PSMTI Jawa Barat.

Hal ini untuk  menyampaikan ucapan selamat yang tulus dan rasa hormat yang mendalam kepada Ketua Laskar Agung Nuswantara Macan Ali Cirebon Prabu Diaz.

Saat para pengurus PSMTI tiba di Laskar Agung Nuswantara Macan Ali Cirebon, sudah hadir Pembina Laskar Agung Nuswantara Macan Ali yaitu Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan dan Marsekal Muda (Purn) Suparmono.

Sedangkan tamu lainnya yaitu Pendeta Katolik Antonius Haryanto dan Pendeta Kristen Protestan Pendeta Jooke Worotitjan. Mereka semua berinteraksi dalam suasana yang indah.

Ketua Laskar Agung Nuswantara Macan Ali Prabu Diaz sibuk menerima para tamu dari berbagai daerah yang datang untuk mengucapkan selamat kepadanya.

Dia hanya bersalaman sebentar dengan para tamu, dan kemudian meminta maaf karena menerima tamu lainnya.

Marsekal Muda Suparmo, Irjen Pol Anton Charliyan dan Prabu Diaz berbincang dengan akrab.

Selama pertemuan, para tamu memahami secara mendalam tentang kedudukan dan kegiatan yang dilakukan Laskar Agung Nuswantara Macan Ali.

Laskar Agung Nuswantara Macan Ali adalah sebuah perkumpulan yang bernaung Kasultanan Cirebon.

Tidak hanya di Indonesia, Laskar Agung Nuswantara Macan Ali juga ada di Taiwan, Bangkok, Thailand dan Malaysia.

Mereka adalah mendukung persatuan Indonesia serta melindungi Dasar Negara Pancasila. Kini mereka sedang berusaha menghilangkan intoleransi dan radikalisme.

Irjen Pol Anton Charliyan (tengah) menyerahkan piagam penghargaan kepada Prabu Diaz.

Laskar Agung Nuswantara Macan Ali akan terus beroperasi dengan visi misi menjunjung harkat dan martabat nenek moyang kita. Disamping itu, juga untuk menjaga toleransi antar umat beragama. Untuk mendukung dan melaksanakan visi misi tersebut, kami akan melakukan pembenahan di berbagai bidang. Kami juga akan terus mempertahankan, melestarikan dan memperkenalkan budaya indonesia di setiap daerah bahkan di luar negeri. Kami tidak akan berorientasi politik. Di dalam laskar kami tidak boleh ada rasisme, karena selain kami, di  laskar kami juga ada warga etnis Tionghoa, Arab, Pakistan, Batak dan Sunda. Juga ada yang beragama Katolik, Hindu, Buddha, dan kepercayaan leluhur Sunda.

   PSMTI Jawa Barat memiliki hubungan yang harmonis dan erat dengan Laskar Agung Nuswantara Macan Ali. Kedua belah pihak sering bekerja sama setiap kali ada acara. Hal ini benar-benar merealisasikan serta merefleksikan hubungan indah lintas etnis dan agama.

Irjen Pol. Anton Charliyan menyerahkan piagam penghargaan kepada Prabu Diaz karena telah menyatukan berbagai etnis di Kota Cirebon dan mendukung persatuan kesatuan Indonesia. Hal yang amat dibutuhkan dalam pembangunan kelompok masyarakat yang harmonis.

         Saat kondisi pandemi yang tidak terlalu parah, PSMTI Jawa Barat terus menjalin kerja sama dengan tim Masyarakat Tionghoa Peduli Bandung.

PSMTI Jawa Barat pada Senin (10/10) menyerahkan 500 paket sembako kepada Polres Garut.

Bantuan diserahkan Ketua PSMTI Jawa Barat Suwanda Holy di secretariat YDSP Bandung.

Kemudian bantuan tersebut dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebagai bentuk ungkapan perhatian. Namun juga diharapkan dapat memberikan sedikit kehangatan kepada masyarakat di masa sulit ini. idn/din

Sukris Priatmo

Komentar