International Media

Jumat, 27 Mei 2022

Jumat, 27 Mei 2022

Perlunya Vaksin Dengue untuk Cegah Penyebaran DBD

Ilustrasi Demam Berdarah.

JAKARATA- Di musim pancaroba seperti ini, memang sangat rentan peredaran nyamuk demam berdarah dengue. Masalah ini pun menjadi beban ganda, di mana ada dua masalah infeksi yang hadir pada waktu bersamaan.
“Sinergi seluruh kalangan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bahaya dan pencegahan demam berdarah menjadi penting. Setiap anggota keluarga diharapkan dapat mengenali jenis nyamuk Aedes aegypti yang menularkan dengue,” kata dia seperti dilansir dari Antara.
Terlebih lagi, upaya pencegahan demam berdarah tidak hanya 3M plus, tetapi juga inovasi pencegahan lain seperti dengan vaksinasi serta upaya untuk mendorong seluruh kalangan masyarakat untuk lebih waspada dan lebih pintar dalam mencegah demam berdarah.
Koordinator Substansi Arbovirosis, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr. Asik Surya, MPPM, inovasi pencegahan ini termasuk pengembangan vaksin dengue yang tentunya aman dan dapat melindungi populasi anak dan juga dewasa yang berisiko terhadap dengue diakibatkan empat stereotipe dengue, tanpa melihat riwayat dengue sebelumnya.
Hal ini juga harus sesuai dengan rekomendasi WHO bahwa ketersediaan vaksin dengue bisa mendorong keberhasilan pengendalian penyakit tersebut.
“Vaksinasi merupakan salah satu inovasi dalam strategi pencegahan penyebaran dengue yang sangat mungkin dilakukan di masa depan karena masyarakat secara luas sudah terbiasa dengan pelaksanaan vaksinasi,” kata dia.
“Hal ini tidak terlepas dari program vaksinasi Covid-19 yang telah diselenggarakan sebanyak tiga kali secara gratis oleh pemerintah, kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi sudah sangat baik,” tambahnya.
Karena itu, katanya, ia berharap opsi untuk vaksinasi dengue bisa menjadi semakin luas dan angka kasus dengue maupun kematian akibat dengue dapat turun sejalan dengan target Strategi Nasional Penanggulangan Dengue 2021-2025.***

Frans Gultom

Komentar

Baca juga