International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Perkumpulan Warga Jiangzhe Shanghai Indonesia dan Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia Rayakan Mid Autumn Festival      

Pimpinan Perkumpulan Warga Jiangzhe Shanghai Indonesia dan Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia serta seluruh pengurus dan panitia acara berfoto bersama.

JAKARTA—Perkumpulan Warga Jiangzhe Shanghai Indonesia bersama Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia yang bernaung di bawahnya dan baru didirikan,  Minggu (18/9) lalu menyelenggarakan perayaan tradisi Mid Autumn Festival.

Mereka bersama warga Shanghai berkumpul dan makan bersama di Golden Sense Restauran, Jakarta, untuk mendorong keharmonisan dan persaudaraan, juga persatuan dan kerjasama.

Ketua Perkumpulan Warga Jiangzhe Shanghai Indonesia Cai Ya Xing (kelima dari kanan), Ketua Pembina Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia Wu Zhi Guang, Ketua Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia Qian Xin Xiong dan pengurus lainnya berfoto bersama.

         Hadir dalam acara tersebut, Ketua Perkumpulan Warga Jiangzhe Shanghai Indonesia Cai Yaxing, Pembina Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia Wu Zhi Guang, Qian Yu Ming, Ketua Qian Xin Xiong, Ketua PERPIT (Perkumpulan Pengusaha Tionghoa Indonesia) Abdul Alek Soelystio, Xie Tianzeng, Zhou Wei Liang, Kenny dan Ketua Kamar Dagang Jiangsu Indonesia Guo Jie Hong , Gu Yong Cai, Cai Ya Sheng, Li Chang Zu dan undangan lainnya serta hampir 300 orang warga Shanghai asal Jakarta, Tangerang, Bandung, dan kota lainnya.

Dalam acara tersebut, dalam sambutannya Cai Ya Xing mengatakan dirinya amat gembira dengan Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia yang baru saja berdiri sebulan yang lalu.

Abdul Alek Soelystio dan pelukis Yi Li Jun berfoto bersama di depan lukisan ala Tiongkok.

Dalam pidatonya dia mengatakan Perkumpulan Warga Jiangzhe Shanghai Indonesia kini telah generasi muda penerus dari generasi ke generasi. Diharapkan dengan pimpinan generasi tua maka kinerja perkumpulan akan dapat berkembang dari hari ke hari.

Ketua Pembina Wu Zhi Guang dalam sambutannya menyatakan, atas nama Perkumpulan Warga Jiangzhe Shanghai Indonesia dan Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia menyambut hangat  kehadiran perwakilan PERPIT dan Kamar Dagang Jiangsu Indonesia serta para warga yang telah datang dari jauh.

“Selamat Perayaan Mid Autumn Festival semoga keluarga kita diberkati kedamaian dan ketenangan serta dilimpahi kesehatan,” ucapnya.

Menurutnya, suksesnya penyelenggaraan acara ini tak lepas dari upaya tak kenal lelah dari Ketua Perkumpulan Warga Jiangzhe Shanghai Indonesia, Panitia Kerja serta Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia.

         Dia mengatakan Pandemi Covid-19 yang merebak selama tiga tahun terakhir telah menghentikan acara perayaan Imlek  dan perayaan Mid Autumn Festival yang kita selenggarakan setiap tahun.

“Dalam perayaan Mid Autumn Festival kali ini, kami warga senior Shanghai secara khusus merasa bahwa memprakarsai dan mengorganisir generasi penerus adalah tanggung jawab dan kewajiban kami yang tak dapat diabaikan,” ujarnya.

Sponsor berfoto Bersama, (ki-ka) Qian Xin Xiong, Cai Ya Xing, Monica, Irma, Aswin, Yi Li Jun, Anton dan Wu Zhi Guang.

Dia menekankan, kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan pesta ini tepat waktu merupakan upaya tak kenal lelah dari Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia. Yang dicapai lewat perencanaan, pembagian kerja dan kerjasama. Dan telah meninggalkan kepercayaan dan kesan yang menyentuh pada kami. Diharapkan para kepala keluarga dapat membimbing anak muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia. Dapat membuat mereka bersama penuh rasa percaya diri dan menciptakan masa depan.

 “Kami merasa gembira dapat menjalin hubungan dengan Kamar Dagang Jiangsu Indonesia. Mereka datang ke Indonesia untuk mengembangkan investasi dibawah Inisiatif Belt & Road Tiongkok. Demi menjalin hubungan persahabatan dan kerja sama saling menguntungkan antara Tiongkok dan Indonesia. Khususnya kepada kami warga Shanghai yang sudah lama tinggal di Indonesia. Yang satu kampung halaman, satu suku, satu asal muasal dan satu budaya. Sehingga dapat saling berkomunikasi, menjalin kerja sama saling menguntungkan dan lainnya,” tambahnya.

         Dalam sambutannya, Ketua Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia Qian Xin Xiong dalam pidatonya menyatakan terima kasih atas bimbingan para tokoh senior juga partisipasi para undangan dalam even tersebut.

Yuan Yu Fen dan pelukis Yi Li Jun berfoto bersama di depan lukisan ala Tiongkok.

Dia juga menjelaskan visi misi Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia yang baru didirikan ini di bidang tradisi dan budaya, meningkatkan pengetahuan budaya Shanghai, mengembangkan semangat juang para kepala keluarga tokoh senior. Semua pihak bersatu padu, saling bantu dan bekerja sama.

Sedangkan di bidang sosial mengorganisir pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial serta keseimbangan lingkungan. Sementara itu di bidang e-commerce dapat mengikuti perkembangan zaman.

Tamu istimewa Ketua PERPIT Abdul Alek Soelystio dalam kata sambutannya mengungkapkan begitu mengetahui berdirinya Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia, dirinya mewakili PERPIT ingin menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada semua pihak.

Dia mengatakan, anak muda hari ini lahir di sebuah era yang baik, dengan lingkungan sosial yang damai dan tentram, kondisi materi yang baik. Sehingga banyak rekan pemuda adalah yang kembali ke tanah air setelah  studi di luar negeri. Juga memiliki pengetahuan profesional dan wawasan luas yang tiada banding dari ayah dan kakek-nenek mereka. Ini merupakan kebanggaan kita. Selain itu juga membawa harapan penuh dari kami para generasi tua.

Ketua Kamar Dagang Jiangsu Indonesia Guo Jie Hong dalam pidatonya mengatakan dia ingin mengucapkan terima kasih atas pengakuan dan dukungan  warga Shanghai, Jiangsu dan Zhejiang Indonesia kepada Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia.

Saling membantu adalah visi bersama Kamar Dagang Jiangsu Indonesia.

Dia meyakini, kerjasama lebih lanjut dan saling isi yang mendalam akan menjadi jembatan komunikasi yang saling menguntungkan bagi para pengusaha.

Usai acara diadakan undian. Hadiah pertama mesin jahit serta lukisan karya pelukis Yilijun serta lelang sepeda bambu Monica. Hasilnya, Zhang Jinxiong memenangkan lukisan Songhe dan Guo Yufen memenangkan lukisan bunga Meihua. Sepeda bambu didapatkan Ibu Irma. Yang patut dihargai yaitu semua hasil dari lelang akan disumbangkan ke Perhimpunan Persaudaraan Shanghai Indonesia.

Pada acara hiburan seorang penyanyi menyanyikan lagu Shanghai Tan untuk memeriahkan suasana. Terakhir, seluruh pengurus dan panitia acara berfoto bersama. jhk/din

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga