Peringati Zhongqiu Jie, Yayasan Sosial Dharma Warga Bagikan 600 Paket Sembako dan Kue Bulan

Aneng memberikan paket sembako ke warga.

SURABAYA—Pengurus Yayasan Sosial Dharma Warga, Sabtu (18/9), mengadakan bakti sosial dengan membagikan 600 paket sembako, di aula gedung yayasan tersebut, Jalan Sulung No 31 Surabaya.

Ada pun paket sembako yang dibagikan berisikan beras, gula mie instan, minyak goreng, satu dus masker, sabun colek, sabun cair dan sekotak kue bulan.

. Anggota yayasan menerima paket sembako.

        Aneng selaku ketua yayasan mengatakan setiap tahun menjadi agenda rutin pengurus Yayasan Sosial Dharma Warga memperingati Zhongqiu Jie atau Festival Kue Bulan yang tahun ini jatuh pada tanggal 21 September.

        Pembagian sembako berjalan lancar, tertib dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Baik anggota maupun panitia menjaga jarak, bermasker, telah mencuci tangan dan melalui pemeriksaan suhu. Selain itu, pengambilan sembako pun digilir setiap jam dengan jumlah terbatas, untuk menghindari kerumunan.

Kegiatan menerapkan Prokes.

        Pada kesempatan itu, Aneng menanyakan kepada anggota apakah sudah divaksin Covid-19, apabila belum agar segera menghubungi pengurus untuk dibantu melakukan vaksin. Karena setiap berkumpul nantinya wajib menunjukkan bukti sudah divaksin.

Kue bulan yang dibagikan ke warga.

        “Karena ini peraturan pemerintah harus ditaati. Seperti di mall wajib menunjukkan bukti telah divaksin. Saat ini pandemi di Surabaya telah melandai, bila ke gedung yayasan ini nantinya harus menunjukkan bukti vaksin,” ujar Aneng.

        Kasus positif Covid-19 di Surabaya terus menurun dengan tingkat kesembuhan 95,88%. Pencapaian vaksinasi dosis 1 tercatat 103,95% dan vaksinasi dosis 1 untuk lansia 60 tahun mencapai 90,42% berdasarkan data yang disampaikan Pemkot Surabaya.

Sabun colek dibagikan kepada anggota.

        Selain Kota Surabaya, tren penurunan juga terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Data Satgas Covid-19 per 15 September 2021, sebanyak 37 kabupaten/kota di Jawa Timur berada zona kuning atau resiko rendah penyebarannya. Saat ini daerah dengan zona kuning di Jatim sudah mencapai 97,37%. vivi

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp