Peringati Hari Peduli Autisme Sedunia, JCI East Java Gelar Road to Walk For Autism 2021

Ketua PKK Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak (kedua dari kanan) saat membuka Road to WFA 2021 di Pakuwon Mall

SURABAYA–Memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia, Junior Chamber International (JCI) bersama  Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Surabaya dan Forum Komunikasi Kepala Sekolah Inklusi (FKKSI) Surabaya menggelar Road to Walk for Autism di Pakuwon Mall Surabaya, Jumat (24/4).

Suasana Road to Walk for Autism di Pakuwon Mall Surabaya

        Road to WFA dibuka oleh Ketua PKK Jatim yang juga menjabat sebagai Ketua Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak. Dalam sambutannya, istri Wagub Jatim tersebut menyampaikan, bahwa anak-anak berkebutuhan khusus tak hanya menjadi tanggung jawab keluarga. Tapi juga masyarakat dan negara, dengan memberikan hak yang sama atas pendidikan, karya, dan prestasi tanpa diskriminasi.

Rudy Purwono saat menceritakan keseharian Vincent Prijadi Purwono.

        “Negara melindungi anak-anak berkebutuhan khusus. Jadi jangan takut dan berkecil hati. Di tangan mereka, juga ada masa depan bangsa,” ujar Arumi.

        Project Director WFA 2021 Haryo Joyosentoso menjelaskan, tema “Walk a Miles in my Shoes” yang diusung WFA tahun ini, bertujuan meningkatkan kualitas hidup sahabat anak berkebutuhan khusus. Serta menyediakan peluang menemukan bakat, mengembangkan kemampuan dan memberikan harapan, bagi anak disabilitas dan keluarganya. 

Rudy Purwono di depan salah satu karya lukisan Vincent Prijadi Purwono.

        Sementara itu, dalam kegiatan ini, Vincent Prijadi Purwono, pemilik Vinautism Gallery ditunjuk sebagai Brand Ambasador atau Duta Walk for Autism.

Lukisan karya Vincent dipajang pada acara tersebut, dan banyak orang yang antusias melihatnya.

        Saat kegiatan Rudy Purwono selaku orang tua Vincent Prijadi Purwono, diminta memberi testimoni dan menceritakan kegiatan keseharian putranya. Rudy  menceritakan jika dalam keseharian, Vincent  menghabiskan waktu dengan melukis di gallerinya. Selain itu, lukisan Vincent juga dijadikan jersey (kaos olahraga pesepeda), tas, masker dan sebagainya. 

        Rudy meminta kepada keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus untuk memaksimalkan bakatnya.

“Tuhan memiliki rencana kepada kita dengan memberi anak istimewa ini. Pasti akan menjadi berkat buat keluarga kita. Saya berterimakasih kepada JCI, yang mempercayai dan menjadikan Vincent sebagai ambassador acara Walk for Autism di Pakuwon Mall,” ujarnya.

        Sementara itu, Local President JCI East Java 2021 Andry Tejokusuma menyatakan jika Vincent  adalah seorang artis yang luar biasa. Dimana karyanya otentik dan original.

Andry Tejokusuma di depan salah satu karya lukisan Vincent Prijadi Purwono.

“Saya sangat suka dengan karya lukisan Vincent  yang unik dan bercerita. Ketika melihat langsung di Vinautism Gallery, saya berdecak kagum. Sangat unik dan spesial, serta memiliki potensi. Sukses selalu untuk Vincent,” ujar Andry. 

        Junior Chamber International (JCI) memulai Walk for Autism (WFA) sejak tahun 2016. Bekerjasama dengan Pemkot Surabaya, beberapa yayasan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), dan beberapa organisasi non profit di Kota Surabaya. 

        WFA digelar sebagai bentuk kepedulian JCI East Java terhadap anak-anak autisme dan berkebutuhan khusus. Sekaligus mengampanyekan bahwa mereka memiliki hak sama. Khususnya dalam hal pendidikan dan menyalurkan bakatnya. anto tse

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp