Peringati Hari Bumi, Sekolah Wiyata Dharma Medan dan Pangkalan Utama TNI AL I Belawan Tanam 1.000 Mangrove

Pihak Sekolah Wiyata Dharma menyerahkan cenderamata kepada Pangkalan Utama TNI AL I Belawan.

MEDAN–Dalam rangka memperingati Hari Bumi Internasional, Sekolah Wiyata Dharma yang berlokasi di Jalan Wahidin No.31 Medan, Kamis (22/4) lalu bersama dengan Pangkalan Utama TNI AL I Belawan mengunjungi Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang untuk melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove.

          Pagi itu, 50 orang perwakilan guru dan siswa Sekolah Wiyata Dharma berkumpul di pintu gerbang sekolah. Kemudian setelah Koordinator Dinas Pendidikan Berliana Naipospos SS, S.Pd, MHum dan Ketua Panitia Drs. J Lumbanbatu menyampaikan pidato, maka rombongan bersama-sama bertolak menuju Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang.

Drs J Lumbanbatu, Berliana Naipospos dan Mayor Laut Kariadi bersama-sama menanam pohon mangrove.

          Rombongan tersebut setelah bertemu dengan Kepala Dinas Potensi Maritim Lantamal 1 Belawan Mayor Laut Kariadi dan pimpinan militer setempat kemudian menggelar sebuah upacara sederhana.

Pihak Sekolah Wiyata Dharma menyerahkan cenderamata kepada Pangkalan Utama TNI AL I Belawan.

          Ketua panitia Drs J Lumbanbatu dan Koordinator Dinas Pendidikan Berliana Naipospos SS, S.Pd, MHum setelah menyampaikan pidato mengumumkan saat ini bumi rusak parah oleh manusia dan polusi udara juga amat parah.

Tujuan dari penanaman pohon adalah untuk menyelamatkan bumi, menghijaukan lingkungan, membersihkan udara serta melindungi bumi.

Semua orang bertanggung jawab. Terima kasih atas bantuan yang diberikan Pangkalan Utama TNI AL I Belawan serta pimpinan militer setempat sehingga kami dapat menyelesaikan misi ini.

Guru dan siswa Sekolah Wiyata Dharma berfoto bersama di lokasi penanaman pohon mangrove.

          Mayor Laut Kariadi dalam pidatonya menyatakan terima kasih kepada Sekolah Wiyata Dharma yang dalam memperingati Hari Bumi Internasional telah mengunjungi kawasan ini untuk melakukan penanaman pohon mangrove sekaligus mensejahterakan penduduk desa setempat.

          Selanjutnya semua yang hadir bersama-sama mulai melakukan penanaman seribu buah pohon mangrove di kawasan desa tersebut. idn/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp