Wednesday, 08 February 2023

Wednesday, 08 February 2023

Peringati HAB Kemenag ke-77, Pusbimdik Khonghucu Bersama FOBI dan MATAKIN Gelar Festival Barongsai Tradisional

Xs. Budi S Tanuwibowo, Haris Chandra dan Arifin Himawan berfoto bersama tim juri FOBI.

JAKARTA—Pusbimdik (Pusat Bimbingan dan Pendidikan) Khonghucu dengan didukung oleh PB FOBI (Pengurus Besar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia) dan MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) mengadakan Festival Barongsai Tradisional, di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Senin (2/1).

         Festival Barongsai Tradisional yang pertama kalinya diadakan itu diadakan dalam rangka memperingati HAB (Hari Amal Bhakti) Kementerian Agama ke-77. Dan diikuti oleh 11 tim barongsai Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi).

Tim barongsai peserta Festival Barongsai Tradisional.

         Hadir dan menyaksikan acara tersebut Kabid Organisasi Pusat Pembinaan Agama Khonghucu Muhammad Farid Wajdi, Ketua Umum MATAKIN Xs.  Budi S Tanuwibowo, Wakil Ketua Umum PB FOBI Haris Chandra dan Wakil Sekjen PB FOBI Arifin Himawan.

         “Kami ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan tim juri dan 11 tim peserta dari Jabotabek,” ujar Wakil Sekjen PB FOBI Arifin Himawan.

Penampilan salah satu tim barongsai peserta Festival Barongsai Tradisional.

         Menurut Ketua Umum MATAKIN Xs.  Budi S Tanuwibowo, barongsai selain kini dikenal sebagai salah satu cabang olahraga yang diterima KONI juga awalnya merupakan bagian dari upacara keagamaan Khonghucu dan seni budaya Tionghoa.

         Dalam permainan Khonghucu dibutuhkan kekompakan dan saling memahami, saling percaya di antara pemain depan, belakang dan pengiring musik.

         Terkait hal itu, Budi mengkaitkan dengan kepemimpinan sebuah negara yang dituntut kompak dan teguh mengikuti irama atau peraturan perundangan. ***

Sukris Priatmo

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media