Peringati 22 Tahun Berdiri, Perhimpunan INTI Selenggarakan Silaturahmi Nasional dan Syukuran

Teddy Sugianto melakukan pemotongan nasi tumpeng.

JAKARTA—Memperingati 22 tahun berdirinya, Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) menyelenggarakan Silaturahmi Nasional dan Syukuran, Sabtu (10/4).

          Acara tersebut dilangsungkan secara virtual dan offline di Sekretariat Perhimpunan INTI Pusat, MGK Kemayoran, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan.

          Hadir secara offline Ketua Umum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto beserta pimpinan lainnya, antara lain Budi S Tanuwibowo, Ulung Rusman, Nurjati Tanuwidjaja, Sumadi Kusuma, Edi Yansah, Harris Chandra, Candra Jap, Lily Tan, Lexyndo Hakim, AB Susanto dan lain-lain.

          Kemudian hadir secara virtual para pengurus Perhimpunan INTI dari berbagai darah, Dewan Pakar Perhimpunan INTI Bridgjen Pol Ricky Wakano, Murdaya Poo, Hendra Yan Chandra, Djoko Susanto, Michael Utama Purnama, Nancy Wijaya, Christiandy Sanjaya dan tokoh lainnya.

          Acara diawali dengan hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars INTI.

          Ketua Umum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto dalam pidato sambutannya mengatakan, dia bersyukur pada hari peringatan 22 tahun berdirinya Perhimpunan INTI di tengah pandemi semua tetap bisa berkumpul Bersama.

Teddy Sugianto dan pimpinan INTI lainnya memberi salam kepada hadirin.

“Saya Teddy Sugianto selaku Ketua Umum dan salah seorang pendiri INTI dari Lubuk hati terdalam mengucapkan terima kasih atas doa, dedikasi dan dukungan bapak – ibu sekalian selama ini untuk organisasi yang kita cintai Bersama,” ujar Teddy Sugianto.

Teddy Sugianto dan jajaran saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

“Tanpa terasa, ini merupakan tahun keempat atau tahun terakhir masa kepemimpinan saya selaku Ketua Umum INTI periode 2017-2021. Banyak prestasi maupun penghargaan yang didapat oleh INTI selama empat tahun ini, itu semua bukan karena kehebatan seorang Teddy Sugianto tapi berkat dukungan dan kekompakan bapak ibu semua menjalankan roda organisasi. Saya atas nama pribadi dengan penuh kerendahan hati mengucapkan banyak terima kasih dan mohon maaf jika masih banyak kekurangan di sana sini,” tambah Teddy Sugianto.

Teddy Sugianto memberikan nasi tumpeng kepada tamu kehormatan.

Pada kesempatan ini, Teddy Sugainto mengingatkan kembali bahwa INTI merupakan organisasi kebangsaan berlandaskan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sesuai dengan visi misi saat didirikan oleh 17 orang pendiri,  sambungnya, INTI merupakan alat perjuangan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. INTI didirikan dari, oleh, dan untuk Indonesia.

Teddy Sugianto mengatakan, jika selama dua tahun terakhir ini, INTI terkesan seperti organisasi sosial, banyak melakukan baksos di mana-mana. Ini tidak lepas dari banyaknya bencana alam yang terjadi di Indonesia ditambah dengan adanya pandemi virus korona yang melumpuhkan segala bidang.

Teddy Sugianto dan pimpinan lainnya mendengarkan ucapan selamat dari sejumlah tokoh.

Menurutnya sebagai salah satu organisasi besar yang diharapkan pemerintah bisa berperan aktif, INTI dengan solidaritas kebangsaan dan semangat gotong royong senantiasa berusaha menjadi yang terdepan dalam membantu saudara sebangsa tanah air.

Bakti sosial merupakan salah satu instrumen INTI dalam mencapai agenda besar kebangsaan. Membantu sesama tanpa membedakan, atas dasar rasa kemanusiaan seperti yang diajarkan oleh Gus Dur.

Demikian juga di bidang pendidikan dan kebudayaan, pemberian beasiswa sekolah dan kuliah ke Tiongkok untuk anak-anak Indonesia terus berlanjut.

Sebagai kader penerus bangsa, kepada mereka diwajibkan setelah lulus akan kembali membangun tanah air tercinta Indonesia.

Lebih lanjut Teddy Sugianto menyampaikan tema 22 Tahun INTI adalah INTI Peduli, Ekonomi Pulih. Tentunya pemilihan tema ini adalah sebuah doa tulus yang harus dibarengi dengan kerja keras dari kita semua untuk bersama-sama bangkit memulihkan ekonomi.

Pemberdayaan UMKM menjadi salah satu agenda penting INTI di tahun ini, dan juga sektor pariwisata. Teddy Sugianto mengungkapkan banyak Pengurus Daerah INTI memiliki potensi luar biasa UMKM dan pariwisata, yang tentunya ini harus bisa dimaksimalkan.

Pada kesempatan ini juga Teddy Sugianto menyampaikan bahwa pengurus pusat telah mengeluarkan dua keputusan terkait akan diselenggarakannya Musyawarah Nasional ke-5 INTI, yaitu pembentukan kepanitiaan Steering Committee yang diketuai oleh Indra Wahidin.

Lalu keputusan kedua menetapkan Candra Jap sebagai Pelaksana Tugas Sekjen INTI Pusat.

          Selepas pemotongan nasi tumpeng syukuran 22 tahun berdirinya Perhimpunan INTI, acara diisi dengan ucapan selamat dari para pendiri, dewan kehormatan, ketua kehormatan dan pengurus daerah, sayap organisasi PINTI dan GEMA INTI, Program Beasiswa Pelangi INTI, Perwakilan penerima beasiswa INTI – CGS ke Tiongkok. ***

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp