Perhimpunan INTI Raih Penghargaan Bidang Penanggulangan Bencana dari BNPB

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo menyerahkan piagam penghargaan kepada Ketum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto.

JAKARTA–Ketua Umum Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) Teddy Sugianto, Rabu (10/3) sore menerima piagam penghargaan dari Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Letjen Doni Monardo, di Graha BNPB, Jakarta.

          Penghargaan tersebut dianugerahkan kepada Perhimpunan INTI atas Intensitas, Konsistensi dan Inovasi dalam Penanggulangan Bencana yang telah dilakukan selama tahun 2020.

Ketum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto dengan piagam penghargaan.

         

Pada kesempatan itu Teddy yang didampingi oleh Wakil Sekjen Candra Jap dan Ketua Bidang Sosial Anna Hartawan menyampaikan bahwa dirinya hanya datang mewakili para donatur dan keluarga besar INTI menerima penghargaan tersebut.

          “Penghargaan ini sepenuhnya didedikasikan kepada segenap donatur dan keluarga besar INTI di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras penuh pengabdian. Terima kasih atas doa dan dukungannya selama ini,” ujat Teddy, dalam siaran tertulis, Jumat (12/3).

Teddy Sugianto bersama Wasekjen Candra Jap dan Kabid Sosial Anna Hartawan.

          “Khususnya juga kepada para pejuang INTI yang telah berpulang, yaitu alm. Ketua INTI Banten Rudi Gunawijaya, alm. Ketua INTI Jawa Barat Dedy Widjaja, alm. Sekretaris INTI DKI Jakarta So Wee Ming dan mereka semua yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu,” imbuhnya.

          Adapun BNPB menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah terlibat secara aktif dalam penanggulangan bencana, baik itu bencana alam maupun non alam, seperti pelestarian alam, penanganan darurat bencana maupun Covid-19.

          Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan semangat untuk tetap terjaga dan berkelanjutan untuk mewujudkan resiliensi bangsa.

          Penyerahan penghargaan ini diberikan pada hari kelima atau penutupan Rakornas PB (Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana) 2021 di Graha BNPB, Jakarta. ***

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp