International Media

Kamis, 19 Mei 2022

Kamis, 19 Mei 2022

Perhimpunan INTI Pusat Bersilaturahmi ke Ketua Umum PBNU

Johnson, Candra Jap, Teddy Sugianto, KH Yahya Cholil Staquf, Nurijati Tanuwidjaja, Metta Anggraini dan Albert berfoto bersama.

JAKARTA–Pengurus Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa), dipimpin ketua umum Teddy Sugianto, melakukan kunjungan silaturahmi ke PB NU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama).

Kunjungan mereka diterima langsung oleh Ketua Umum PB NU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) di Kantor PBNU, Jalan  Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Senin (4/4).

Gus Yahya dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya silaturahim antar umat beragama untuk menciptakan kerukunan.

“Bercampur dan berbaur antar umat beragama sangat penting agar tidak menghambat terciptanya kerukunan,” kata Gus Yahya.

Teddy Sugianto memberikan buku kegiatan INTI kepada KH Yahya Cholil Staquf.

Dia berharap pertemuannya dengan Perhimpunan INTI dapat menjadi jalan terciptanya kerukunan antar umat beragama ataupun antar etnis di Indonesia.

Ketua umum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto menyampaikan program beasiswa INTI yang difasilitasi Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, dimana penerima beasiswa selain mendapatkan kuliah gratis juga menerima uang saku. Bahkan beberapa penerima beasiswa malah bisa mengirimkan uang ke orang tuanya.

Teddy berharap agar program yang baik dengan Kedubes Tiongkok di Indonesia lebih diperdalam dan ditingkatkan lagi.

Usai pertemuan, Sekretaris Jenderal Perhimpunan INTI Candra Jap mengatakan, pihaknya menyambut baik ajakan Gus Yahya terkait kegiatan positif dalam merajut kerukunan tersebut.

Terlebih INTI dan PBNU memiliki visi yang sama yaitu kemanusiaan dan kebangsaan.

“Terima kasih sekali atas sambutannya Gus Yahya, berbicara INTI dan PBNU adalah semata-mata tentang kemanusiaan dan kebangsaan,”  ujar Candra Jap.

Menurutnya eksistensi Perhimpunan INTI tidak bisa dilepaskan dari Gus Dur, yang salah satunya tetap menginginkan agar organisasi ini tetap memegang identitas Tionghoa dalam nama organisasinya.

Dibidang kemanusiaan sudah sering dilakukan kerja bersama dalam penanggulan bencana dan bantuan sosial bersama Gus Durian.

Kedepan, turut serta berkontribusi mencerdaskan bangsa, mengajak PBNU bekerja sama lebih erat lagi, dalam peningkatan SDM.

Turut serta dalam kunjungan silaturahmi kebangsaan tersebut, Bendahara Umum Nurijati Tanuwidjaja, Wakil Ketua Umum Bidang Pendidikan Robert Nyoo dan Johnson W, Wakil Ketua Umum Bidang Digitalisasi dan Media Lexindo Hakim,   Wakil Ketua Umum Bidang Seni dan Budaya Jandi Mukianto, Ketua Bidang Kaderisasi/GEMA INTI Albert Darmawan, Ketua PINTI Pusat dr. Metta Agustina MARS, Wakil Sekretaris Jenderal Fernando Yohanes, Sekretaris Jenny Majo dan Bebby Chandra, dan Ding Chong – Bidang Pendidikan. ***

Sukris Priatmo

Komentar