Peresmian Strive to Challenge Limits and Pursue Excellence CREC Indonesia Headquarters

Moeldoko, Budi Karya Sumadi dan Zhang Wei menekan tombol dalam peresmian CREC Indonesia Headquarters.

JAKARTA—CREC Indonesia Headquarters Sabtu (10/4) lalu diresmikan di Jakarta. Hadir dan menyampaikan pidato dalam upacara peresmian tersebut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Moeldoko menandatangani prasasti.

          Lalu Wakil Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Sekjen Kementerian Pekerjaan Umum, pejabat Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perwakilan dari badan usaha milik negara terkait dalam acara pembukaan tersebut.

Moeldoko, Budi Karya Sumadi, Zhang Wei dan tokoh lainnya memasuki lokasi acara.

          Perwakilan China Development Bank, China Export & Credit Insurance Corporation, China Exim Bank, Bank of China, ICBC Bank serta lembaga financial Tiongkok di Indonesia, Wakil Ketua Umum sekaligus Executive Chairman Perpit Abdul Alek Soelystio, Ketua China Chamber of Commerce Zhang Chaoyang dan hampir 150 orang tokoh undangan hadir dalam acara tersebut.

Abdul Alek Soelystio, Lin Nai Xuan, Zhang Wei, Budi Karya Sumadi, Moeldoko dan tokoh lainnya berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Zhang Chaoyang dan undangan lainnya

          Dalam kesempatan tersebut Moeldoko dan Budi Karya Sumadi menyatakan terima kasih kepada China Railway atas kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia.

Mereka berharap China Railway untuk lebih berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

          Perwakilan CREC Headquarters Zhang Wei dalam pidatonya mengatakan China Railway akan terus menyelesaikan pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung.

ajaran pimpinan CREC Indonesia Headquarters.

Seluruh undangan yang hadir berfoto bersama pimpinan dan staf CREC.

Juga dengan cepat mendorong penyelesaian proyek; Juga terus mengembangkan kekuatan komprehensif dan keunggulan profesional China Railway, serta memperdalam kerja sama pembangunan bersama “Belt and Road”, sekaligus menjalin kerjasama saling menguntungkan dengan perusahaan lokal Indonesia, mengikuti filosofi bisnis jangka panjang terkait bumiputera, terus memperdalam pasar infrastruktur Indonesia, aktif berpartisipasi dalam pembangunan investasi infrastruktur lokal.

Lewat mendorong perkembangan ekonomi Indonesia maka akan lebih mensejahterakan rakyat setempat Indonesia.

Selain itu, secara aktif memenuhi tanggung jawab perusahaan pusat Tiongkok, memberikan kontribusi yang lebih besar untuk menyebarkan energi positif dari kerja sama pragmatis Tiongkok-Indonesia serta membangun jembatan persahabatan interaksi kedua negara. jhk/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp