Wednesday, 08 February 2023

Wednesday, 08 February 2023

Perayaan Imlek di Solo, Ada Pesta Kembang Api Selama 25 Menit

Ketua Panitia Bersama Imlek 2023 Solo, Sumartono Hadinoto.

SOLO- Perayaan tahun baru Imlek 2574/2023 di Kota Solo akan sedikit berbeda dengan dua tahun lalu. Tahun baru Imlek 2023 akan bertabur pesta kembang api selama 25 menit.

Pesta kembang api ini rencananya akan mulai dinyalakan pada Sabtu (21/1) malam tepatnya pukul 00.00 WIB di Plaza Balai Kota Solo sampai Minggu (22/1) pukul 00.25 WIB.

Ketua Panitia Bersama Imlek 2023 Solo, Sumartono Hadinoto mengatakan pesta kembang api ini baru yang pertama setelah dua tahun ditiadakan karena pandemi Covid-19.

Sebelum kembang api dinyalakan, kata Sumartono, akan diawali dengan atraksi liong barongsai dari berbagai perkumpulan di Solo. “Kembang apinya kita nyalakan pada malam tahun baru Imlek tanggal 21 Januari di mana sebelumnya ada atraksi liong barongsai dari berbagai perkumpulan di Solo di Plaza Balai Kota,” kata Sumartono di Solo, Jawa Tengah, Selasa (10/1).

Menurut dia, panitia manghabiskan dana sekitar Rp 50 juta untuk pesta kembang api pada perayaan tahun baru Imlek. “Durasinya (kembang api) 20-25 menit,” ungkap Sumartono.

Selain pesta kembang api, panitia juga telah memasang 5.000 lampion. Baik lampion merah dan kuning, lampion 12 shio, lampion kelinci maskot, lampion dewa rezeki, lampion barongsai, lampion jaleyhud, hingga lampion lilin.

Selain itu dipasang juga gapura Imlek di seputar Pasar Gede, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Urip Sumoharjo. Lampion-lampion ini sudah dinyalakan sejak tanggal 5 Januari 2023 dan berlangsung hingga 10 Februari 2023.
Puncak perayaan tahun baru Imlek akan jatuh pada tanggal 5 Februari 2023 yakni Cap Go Meh. Perayaan ini akan dilaksanakan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Solo di Pendapi Gede kompleks Balai Kota Solo pada Minggu (5/2). “Tanggal 4 Februari ada kirab liong barongsai keliling di jalan-jalan Solo. Kirab kita ajukan sehari dari Cap Go Meh karena tanggal 5 jatuh hari Minggu. Tapi perayaan Imlek tetap tanggal 5 di Pendapi Gede Solo,” jelasnya.

Lebih jauh pihaknya berharap keberadan lampion-lampion Imlek ini mendatangkan pengunjung atau wisatawan tidak hanya dari dalam, tapi dari luar daerah termasuk luar negeri. “Sesuai misi kita sejak awal bahwa panitia Imlek membuat agar Solo menjadi kota destinasi pariwisata, membranding dan menumbuhkembangkan kemajemukan di Indonesia bahwa Solo kota bhineka serta mengangkat pelaku UMKM di Solo,” ungkap dia. ***

Prayan Purba

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media