Penggerak Konvoi Jakmania Bakal Dijerat dengan UU ITE

Pesta Kemenangan The Jak Mania usai Persija Jakarta juara Piala Menpora dengan mengalahkan Persib Bandung, membuat kerumunan di sekitar Bundaran HI.

JAKARTA  Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan, pihaknya akan menjerat penggerak pendukung Persija, The Jakmania, turun ke jalan untuk merayakan kemenangan timnya, dengan UU Informasi Transaksi dan Elektronik (ITE).

“Kami masih lakukan pendalaman soal kerumunan melalui medsos atau dunia maya. Ada indikasinya, sudah empat kita lakukan pendalaman, dan sudah kita kembalikan, kita akan merujuk bukti yang memenuhi unsur UU ITE tersebut,” ujar Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya,Rabu (28/4).

Yusri Yunus menjelaskan bahwa pihaknya akan menelusuri jejak digital terkait pengerahan massa pendukung Persija usai kemenangan tim melawan Persib Bandung di final Piala Menpora.

“Kami terus patroli dan cek terus, jika terbukti kita tindak sesuai prosedur UU ITE,” tegas Yusri Yunus.

Ratusan anggota Jakmania melakukan konvoi yang menimbulkan kerumunan di kawasan Sudirman-Thamrin dan Medan Merdeka pada Minggu (25/4) malam hingga Senin (26/4) pukul 03.00 WIB.

Sebanyak 65 orang Jakmania sempat diamankan meski kemudian dipulangkan oleh pihak kepolisian. Selain itu ada 4 pemilik akun media sosial sudah diperiksa oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait penggerak Jakmania.

Yusri menyebutkan, terkait kerumunan dan konvoi ratusan massa Jakmania, tidak ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

“Tapi berawal dari situ yang dikejar oleh penyidik sekarang ini adalah siapa yang menjadi aktor provokasi untuk mengumpulkan massa sebanyak itu. Karena itu tidak ada laporan sama sekali, tidak ada pemberitahuan kepada tim kepolisian,” tambah Yusri Yunus.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria sebelumnya mengatakan, akan mengevaluasi manajemen Persija terkait kerumunan Jakmania perayaan kemenangan pada Minggu (25/4) malam.

“Akan ada evaluasi untuk manajemen Persija, juga Jakmania, termasuk kami dari Pemprov DKI Jakarta, kenapa bisa terjadi (kerumunan), siapa yang memobilisasi dan lainnya,” ujar Riza Ahmad Patriakepada awak media di Gedung Promoter Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/4).

Riza menegaskan agar kerumunan yang diciptakan oleh para pendukung Jakmania agar tidak kembali terulang.

“Terkait adanya kerumunan yang terjadi kita harapkan ini tidak menimbulkan cluster Covid-19 yang baru, dan kita minta agar kerumunan tersebut tidak diulangi lagi,” jelasnya.

Ia menyebutkan seharusnya dalam merayakan kemenangan para Jakmania dapat melakukan dengan berbagai kegiatan positif di bulan Ramadhan. “Apalagi di bulan Ramadhan kita dapat meningkatkan ibadah dan amal kebaikan,” tambah Ahmad Riza Patria.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp