Pengangkutan Rel Kereta Cepat Jakarta – Bandung Tahap Pertama

Staf pekerja di lokasi kontruksi menggelar upacara penerimaan rel.

BANDUNG–Setelah rel Kereta Cepat Jakarta – Bandung sepanjang 50 meter tahap pertama dikirim dari Pelabuhan Cilacap 6-7 April lalu, rel tersebut diangkut melalui jalur kereta yang sudah ada dan jalur koneksi dasar di Indonesia.

Rel-rel  tersebut pada Rabu (7/4) sore lalu sukses diangkut ke depo rel dan EMU Tegal Luar.

Jalur pengangkutan rel tersebut sekaligus membuka jalur transportasi dari pelabuhan ke lokasi Kereta Cepat Jakarta – Bandung.

Proses pengangkatan dan pemindahan rel.

Sekaligus menciptakan kondisi untuk langkah pengelasan dan peletakan rel selanjutnya. Sekaligus memberikan dukungan yang kuat untuk mempercepat pembangunan proyek.

Perwakilan PT. KAI, PT. KCIC serta institusi pembangunan proyek terkait secara terpisah melakukan upacara pengiriman dan penerimaan baik di pelabuhan maupun di depo EMU.

Rel asal Tiongkok diangkut ke Depo EMU Tegal Luar.

Karena rel kereta api berukuran sempit yang ada di Indonesia belum pernah mengangkut rel sepanjang 50 meter, untuk menjamin keselamatan maka Stecol Corporation bersama dengan China Academy of Railway Sciences untuk pertama kali melakukan uji pengangkutan rel sepanjang 50 meter. Dan meraih sukses sempurna.

Rel sepanjang 50 meter tiba di Depo EMU Tegal Luar.

Untuk memastikan pengiriman rel yang aman ke lokasi proyek maka Stecol Corporation Group mengatasi dampak wabah Covid-19 dan melakukan rencana ke depan. Juga aktif berkomunikasi, memperbaiki sumber daya konstruksi, disamping konsisten melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian wabah juga melakukan pengerjaan konstruksi dan produksi. Disamping itu juga menyelesaikan jalur penghubung dasar rel yang aman, berkualitas tinggi dan efisien.

Dan menyambungkannya dengan jalur kereta local Indonesia yang sudah ada. Menciptakan kondisi untuk transportasi kereta api.

Kesuksesan pengiriman rel berpanjang 50 meter dari Pabrik Baja Panzhihua Tiongkok hingga ke depo EMU Tegal Luar telah meletakkan fondasi yang kokoh bagi penyelesaian awal Kereta Cepat Jakarta Bandung. idn/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp