International Media

Kamis, 19 Mei 2022

Kamis, 19 Mei 2022

Pengamen di Kapal Kantongi Rp2 Juta Per Hari di Musim Mudik Lebaran

Pengamen di atas kapal meraup Rp2 juta per hari di musim muidk lebaran 2022.

CILEGON- Perjalanan dari Merak-Bakuheni cukup memakan waktu. Ketimbang hanya menatap laut sepanjang pelayaran, pemudik bisa sambil menikmati lantunan lagu yang dibawakan oleh pengamen Selat Sunda.

Seperti saat KM Naomi mulai melepas tali dari pelabuhan Merak, para pengamen Selat Sunda itu langsung melakukan check sound sebelum bernyanyi di atas kapal. Mereka bernyanyi sepanjang kapal berlayar hingga pelabuhan Bakauheni.

Tempatnya di lantai dua Kapal Motor (KM) Naomi atau berada persis di kantin kapal yang berada di Pojok atau tepat di belakang ruang Nakhoda kapal mereka bernyanyi.

Tidak hanya bernyanyi, kerap kali para pengamen Selat Sunda itu juga mengajak para penumpang yang berada di atas kapal untuk menyumbangkan suaranya untuk ikut bernyanyi atau meminta lagu dari para penumpang.

Usai bernyanyi, mereka juga berkeliling dengan membawa satu buah kotak dengan lubang di tengah untuk meminta saweran kepada penumpang yang ingin memberikan.

Pengamen Selat Sunda itu membentuk diri jadi satu tim yang memiliki tugas masing-masing. Satu orang pria bertugas untuk mengatur aransemen.

Selain itu ada juga yang bertugas sebagai pembawa kotak untuk menerima pemberian uang dari penumpang. Satu lagi bertugas untuk bernyanyi yang bergantian dengan temannya yang membawa kotak menyusuri penumpang yang berada di lantai 2.

Koordinator Musik di kapal tersebut, Ika mengatakan sengaja mengamen di atas kapal. Selain untuk menghibur para penumpang, juga menjadi lubang rezkinya.

“Ini dari (dikelola) oleh perorangan, cuma kita nanti bayar ke kapal, per trip,” kata Ika.

Ika mengatakan adanya musim lebaran 2022 memberikan berkah sendiri untuk timnya. Karena praktis pendapatannya bertambah jika dibandingkan dengan hari sebelumnya. “Kemarin arus mudik, sekitar 5 hari kita dapat lebih dari Rp10 juta, Alhamdulillah lebih besar dari hari-hari biasa,” pungkas Ika.

Sedangkan pada pelayaran Ika yang dilakukan pada Hari Minggu kemarin, dalam 6 trip yang baru dilakukan, Ika mengatakan sudah mampu mengantongi pendapatan sebesar Rp2,6 juta yang juga akan dibagi kepada timnya.

Sedangkan dalam satu hari Ika menyebut bisa melakukan 8 kali trip. Momen lebaran menjadi berkah untuk Ika dan Timnya, karena okupansi kapal kerap terisi penuh yang membuat jumlah orang yang menyawer menjadi lebih banyak.

“Tapi waktu kemarin musim mudik itu pendapatan lebih dari Rp500 ribu, sampai waktu itu sempat Rp1 juta lebih dalam 1 kali trip,” pungkas Ika. ***

Prayan Purba

Komentar

Baca juga