International Media

Senin, 23 Mei 2022

Senin, 23 Mei 2022

Pemudik di Lamongan Hamburkan Uang dari Atas Masjid

Pemudik hamburkan uang di tradisi udik-udikan (Foto Tangkapan layar).

Video yang mermperlihatkan sejumlah pemudik di Desa Bugoharjo, Pucuk, Lamongan, menghambur-hamburkan uang dari atas masjid ke warga viral di media sosial. Warga menyebut aksi itu merupakan tradisi udik-udikan.

Warga setempat, Ahmad Yusuf mengatakan, video bagi-bagi uang dari atas serambi masjid tersebut merupakan salah satu dari rangkaian acara para pemudik asli warga Desa Bugoharjo.

Para pemudik ini tergabung dalam Persatuan Perantauan Warga Bugoharjo (PPWB) se-Nusantara. Yusuf menyebut udik-udikan merupakan wujud syukur berbagi kepada masyarakat di desanya.

“Sebenarnya udik-udikan ini salah satu dari rangkaian acara halalbihalal warga rantau di desa kelahiran kami,” ujar Yusuf, Senin (9/5).

Yusuf menambahkan para pemudik yang tergabung dalam PPWB ini rata-rata pengusaha warung pecel lele. Tak hanya berbagi uang dalam tradisi udik-udikan, para pengusaha ini juga menggelar berbagai bakti sosial seperti menggelar sunatan massal, pengobatan gratis hingga menggelar pengajian umum.

Kami perantau udik-udikan uang kertas kepada masyarakat di tanah kelahiran. Sebelum udik-udikan ini, kami juga membagikan sebagian rezeki kami ke warga,” kata Yusuf.

Yusuf menjelaskan sebenarnya tradisi bagi-bagi uang udik-udikan sebelumnya dilakukan di pinggir jalan. Namun karena warga yang semakin banyak berebut dan bergerombol, maka dialihkan ke atas serambi masjid.

Budaya udik-udikan ini sempat tak digelar selama 2 tahun terakhir karena pandemi. Itu kenapa, pada tahun ini sangat meriah dan warga sangat antusias.

“Kami ingin memberikan manfaat untuk pembangunan dan kemajuan Desa Bugoharjo. Sehingga setiap tahun kita mengadakan halalbihalal. Melalui momentum ini semoga masyarakat bisa terbantukan,” tutur Yusuf.

Salah satu anak yang ikut berebut uang udik-udikan, Faisal Hakim mengaku senang karena dapat uang banyak dari tradisi udik-udikan ini. Ia mengaku, uang yang didapatnya ini akan disimpan dan digunakan untuk jajan. “Senang dapat uang banyak. Nanti saya buat beli jajan,” ujar Faisal.

Selain berbagi, udik-udikan dan bakti sosial, pemudik Desa Bugoharjo juga menggelar istigasah kubro yang diikuti oleh Jamaah Al Khidmah se-Lamongan. Istigasah ini rencananya akan mengundang KH Anwar Zahid dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Sebelumnya, video sejumlah warga menghambur-hamburkan uang dari atas masjid viral di media sosial. Video tersebut diketahui terjadi di Desa Bugoharjo, Kecamatan Pucuk, Lamongan.

Dalam video berdurasi 19 detik itu tampak sejumlah orang dari atap menghamburkan uang ke warga yang ada di bawah. Warga yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa itu kemudian berebutan meraih uang yang beterbangan itu.***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga