Pemkot Singkawang Berikan Bantuan Masker dan Tabung Oksigen ke-8 BPKS Kota Singkawang

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyerahkan masker dan tabung oksigen kepada salah satu petugas pemadam kebakaran swasta Kota Singkawang.

SINGKAWANG–Pemerintah Kota Singkawang Sabtu (13/3) lalu menyerahkan bantuan berupa masker dan tabung oksigen kepada delapan BPKS (Badan Pemadam Kebakaran Swasta) Kota Singkawang. Dimana masing-masing BPKS menerima dua pcs masker dan dua unit tabung oksigen.

          Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan bantuan sebanyak 16 masker dan 16 tabung oksigen untuk petugas BPKS Kota Singkawang tersebut merupakan bantuan dari salah satu pengusaha asal kota Singkawang.

          “Bantuan masker dan tabung oksigen ini dari Bapak Bong Bu Kiat. Saya mewakili Pemerintah Kota Singkawang mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bong Bu Kiat dan keluarga yang sudah memberikan perhatian yang luar biasa kepada Kota Singkawang,” kata Tjhai Chui Mie.

          “Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi BPKS sekaligus menjadi penyemangat saat bertugas. Serta selalu memperhatikan keselamatan masing-masing saat bertugas,” lanjutnya.

          Tugas yang diemban para petugas pemadam kebakaran ini merupakan tugas yang berbahaya. Sehingga Wali Kota Tjhai Chui Mie mengatakan pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk membantu BPKS Kota Singkawang dalam bertugas.

          “Kami berharap bisa mendapatkan bantuan lainnya lagi seperti baju anti api maupun selang serta mobil pemadam yang dilengkapi tangga. Sehingga dapat membantu memudahkan petugas memadamkan kebakaran,” ujar Tjhai Chui Mie.

          Masker dan tabung oksigen ini menjadi salah satu alat yang sangat dibutuhkan petugas pemadam kebakaran. Khususnya pada saat bertugas menyelamatkan korban kebakaran.

          Seperti pada peristiwa kebakaran di deretan ruko Jalan Pangeran Diponegoro beberapa waktu lalu.

Petugas pemadam sempat mengalami kesulitan mencari keberadaan korban lantaran asap yang sudah memenuhi seluruh ruangan pada ruko yang terbakar tersebut.

Namun demikian hal yang terpenting adalah mencegah terjadinya kebakaran dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyebab kebakaran.

          “Masyarakat bisa memeriksa kabel di rumah masing-masing. Apabila ada kabel yang tua atau rapuh bisa segera diganti,” imbau Tjhai Chui Mie. idn/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp