Saturday, 13 July 2024

Search

Saturday, 13 July 2024

Search

Pemkot Serang Terus Cari Solusi Warga Terdampak Normalisasi Sungai Cibanten

Warga sedang melihat proses normalisasi sungai Cibanten, Kasemen, Kota Serang, Banten, Senin (2/10).

SERANG- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tengah mencari solusi bagi warga yang terdampak normalisasi Sungai Cibanten di Kasemen, Kota Serang, Banten, yang saat ini tengah dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, dan Cidurian (BBWSC3).

 Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, di Serang, Senin (2/10), mengatakan, proses normalisasi Sungai Cibanten memang terkendala oleh permukiman warga yang berada di bantaran sungai. Hingga saat ini Pemkot Serang masih mencari solusi terbaik terkait relokasi warga yang terdampak.

“Inikan proyek dari BBWSC3 dari pemerintah pusat, tentu kita harus duduk bersama dengan seluruh pemangku kepentingan, di situ mencari solusi yang tepat,” katanya.

Nanang mengatakan normalisasi ini dilakukan mengingat kejadian banjir pada 1 Maret 2021 lalu di mana rumah-rumah di bantaran sungai ada yang terbawa oleh arus yang cukup deras.
Memang sudah seharusnya bantaran sungai, kata dia, steril dari permukiman. Karena jika aliran sungai terhambat oleh bangunan-bangunan liar maka bisa mengakibatkan banjir.

“Sebenarnya kalau merelokasi itu juga bagian dari rasa tanggung jawab kami. Artinya jangan sampai warganya ada, terkena masalah banjir. Kita belum ada rencana, inikan yang punya kewenangan adalah BBWSC3,” ujarnya. 

Nanang juga tidak menutup kemungkinan warga yang tinggal di bantaran Sungai Cibanten akan ditempatkan di rumah susun yang dimiliki Pemkot Serang. Namun saat ini pihaknya masih menunggu pemerintah pusat melalui BBWSC3 untuk memberikan solusi.

Selain itu, kata Nanang, masyarakat pada umumnya juga tahu bahwa sepanjang aliran sungai tidak boleh ada bangunan.  “Sebenarnya kalau berbicara bangunan liar, namanya liar ya, harusnya tidak dapat kompensasi. Tapi tentunya pemerintah daerah harus mengukur dari faktor kemanusiaan,” katanya.
Sebelumnya, diketahui rumah di sepanjang Sungai Cibanten kurang lebih tercatat ada 50-60 rumah yang akan direlokasi. ***

Prayan Purba

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media