Pemerintah Kenalkan Aplikasi SIPGAR untuk Ingatkan Pentingnya Aktivitas Fisik

JAKARTA – Pandemi covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun membuat masyarakat kurang melakukan aktivitas fisik. Masyarakat lebih suka duduk di depan gadget untuk bekerja secara daring dan jarang berolahraga.

Sebagaimana diketahui, pola hidup sedentari (kurang bergerak) berisiko menyebabkan penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, stroke, diabetes, penyakit jantung, dan lainnya. Padahal dalam situasi pandemi covid-19, perilaku hidup sehat aktif harus tetap dilakukan.

Pasalnya, investasi kesehatan organ tubuh seperti jantung, paru, dan termasuk juga tulang, sendi, otot sejak usia dini penting untuk kesejahteraan secara menyeluruh di setiap tahapan kehidupan.

Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan dr Riskiyana Sukhandi Putra MKes mengatakan dalam upaya meningkatkan aktivitas fisik masyarakat di masa pandemi, pihaknya telah meluncurkan aplikasi SIPGAR.

“Tujuannya untuk melakukan pengukuran kebugaran jasmani mandiri, program penurunan obesitas melalui Weight Loss Challenge (WLC),” ungkap dr Riskiyana dalam media briefing bertajuk ‘Membangun Hari yang Lebih Baik dan Sehat dengan Rutin Aktivitas Fisik’, kemarin.

Selain itu, beberapa upaya edukasi dari kelompok olahraga dan masyarakat umum terkait peningkatan aktivitas fisik harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melakukan aktivitas fisik bagi kesehatan.

“Edukasi dilakukan melalui webinar, pelatihan bagi tenaga kesehatan secara daring, sejumlah kompetisi olahraga virtual, senam virtual, dan beberapa rangkaian acara dalam rangka Hari Aktivitas Fisik Sedunia,” tutupnya.***

Frans Gultom

Frans Gultom

Tulis Komentar

WhatsApp