Pelihara Hiu di Kolam Rumah, Seorang Pria di New York Didenda Rp72 Juta

Hiu Pasir termasuk satwa yang dilindungi di New York

Seorang pria bernama Joshua Seguine (40) diancam membayar dendasebesar USD5.000 atau sekitar Rp72 juta karena memelihara hiu di kolam rumahnya dan kemudian menjualnya secara online. Jaksa Agung Letitia James mengatakan, tindakan Joshua Seguine disebut ilegal.

Joshua Seguine dijatuhi hukuman pembebasan bersyarat di Town of LaGrange Justice Court di New York minggu ini. Dia dibebaskan tanpa penjara atau masa percobaan, tetapi tunduk pada persyaratan yang ditentukan pengadilan.

“Kami tidak akan mentolerir siapa pun yang memangsa spesies dilindungi untuk menghasilkan keuntungan bagi mereka,” kata James.

Seguine diketahui berada di bawah radar Departemen Konservasi Lingkungan (DEC) sejak 2017 ketika dia ditangkap di Georgia karena mengemudi tanpa izin – dan memegang tangki berisi lima hiu berukuran kecil di bagian belakang truknya.

Seguine kepada penyelidik Departemen Sumber Daya Alam mengatakan, dia mengangkut hiu tersebut ke negara bagian New York dan bermaksud untuk menjualnya. Dia juga mengaku memelihara hiu hidup lebih banyak di rumahnya di New York.

Seguine menjalankan bisnis ilegalnya dengan nama Aquatic Apex LLC. Hiu peliharaannya itu akan dijual di itus web MonsterFishKeepers.com.

Petugas DEC yang menggeledah rumah Seguine menemukan tujuh hiu pasir yang masih hidup di dalam kolam.

Dua hiu macan tutul dan hiu martil ditemukan mati. Selain itu, petugas juga menemukan spesies yang terancam punah yakni hiu moncong gergaji gigi kecil.

Ahli biologi juga ikut menemani petugas dalam pencarian hiu hidup, yang akhirnya dipindahkan ke Akuarium New York.

Saat ini hiu pasir itu hidup dengan lebih dari 115 spesies laut dan 18 jenis hiu dan pari yang berbeda di Akuarium New York di Coney Island.

Seperti diketahui, hiu pasir adalah spesies yang dilindungi berdasarkan hukum New York dan ilegal untuk dimiliki di negara bagian tanpa izin khusus.

Hiu pasir menjadi salah satu hiu pantai terbesar di dunia, berukuran rata-rata antara enam setengah hingga delapan kaki, menurut Aquarium of the Pacific. Mereka biasanya tidak dianggap berbahaya.

Hiu tersebut terdaftar dalam daftar merah Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam sebagai spesies yang rentan dan ditangkap secara berlebihan di Atlantik Utara bagian barat. Tidak hanya untuk konsumsi manusia, kulit, sirip, dan livernya juga dihargai untuk kulit, minyak, dan produk lainnya.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp