Pelacak Buruan Tewas Mengenaskan Diserang Dua Singa Jantan di Cagar Alam Afsel

Malibongwe Mfila semasa hidup.

Seorang  pelacak hewan buruan tewas mengenaskan setelah diserang dua singa jantan muda di cagar alam di Afrika Selatan (Afsel), Sabtu (6/3). Kedua singa tersebut dilaporkan telah dibuduh tak lama setelah insiden tersebut.

Malibongwe Mfila, (27 tahun), sedang melacak satwa liar pada Sabtu (6/3) termasuk gajah dan singa untuk memberi nasihat kepada pemandu dalam merencanakan perjalanan perburuan. Dia dilaporkan memutuskan menghentikan kendaraannya dan melanjutkan pencariannya dengan berjalan kaki saat insiden itu terjadi.

 “Saat dia berjalan, dia tiba-tiba diserang dan dibunuh oleh dua singa,” kata Brigadir Motlafela Mojapelo dalam sebuah pernyataan, Senin (8/3).

Seseorang yang saat itu mengemudi kenderaan di dalam taman melihat dua singa ini sibuk melahap almarhum dan dia kemudian memberi tahu pengelola taman yang memberi tahu polisi.

Polisi mengatakan singa-singa yang ditemukan masih melahap tubuh korban dan keduanya langsung ditembak oleh petugas jagawana.

Mojapelo mengatakan, tindakan menembak mati kedua kucing besar itu sejalan dengan kebijakan konservasi.

 “Kalau singa bertingkah seperti itu, jelas akan mengulangi perbuatan yang sama,” ujarnya.

Dalam sebuah pernyataan, otoritas Taman Nasional Afrika Selatan, SANParks, mengonfirmasi bahwa kedua singa itu segera disuntik mati untuk otopsi.

Chief Executive Officer SANParks Fundisile Mketeni mengatakan insiden itu telah membuat staf “sangat terganggu “. Insiden itu terjadi di dekat penginapan mewah Marabata, yang terletak di Taman Nasional Marakele di provinsi paling utara pegunungan Limpopo.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp