International Media

Senin, 23 Mei 2022

Senin, 23 Mei 2022

Panglima Andika Bahas Nasib Terawan di RSPAD dengan Pengurus Bersar IDI

Pertemuan Ketum IDI dan Panglima TNI bahas nasib dr. Terawan Agus Putranto. (Tangkapan layar Youtube Jenderal TNI Andika Perkasa)

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menerima kunjungan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Dalam pertemuan itu, Panglima TNI sempat bicara soal nasib dokter Terawan Agus Putranto.

Dalam kesempatan itu, IDI diwakili beberapa orang, termasuk Ketua Umum, Moh Adib Khumaidi. Kedatangan IDI untuk memperkenalkan kepungurusan baru IDI ke TNI.

Momen kedatangan para petinggi IDI dibagikan melalui akun YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Minggu (24/4).

Jenderal Andika dan para pengurus IDI tampak mengobrol di salah satu ruangan yang berisikan perwakilan IDI dan TNI.

Kemudian, mereka membicarakan perihal status mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Diketahui, pada Muktamar 31 IDI di Aceh, menetapkan mencopot Terawan dari keanggotaan IDI.

Selanjutnya, Panglima TNI Andika membahas perihal nasib Terawan yang selama ini membuka praktik di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

Menurutnya, keputusan IDI yang mengeluarkan Terawan dari keanggotaan persatuan dokter terbesar di Indonesia itu akan mempengaruhi praktik di rumah sakit TNI tersebut.

“Keputusan apapun IDI apakah itu berpengaruh terhadap misalnya izin praktik dr Terawan di RSPAD?” kata Andika, Minggu (24/4).

“Soal keanggotaan kan beliau tidak lagi aktif tapi sebagai dokter yang juga praktik di RS (Pusat Angkatan Darat) kami itu pun kita akan ikut aturan,” ujarnya menambahkan.

Sebagai informasi, selain membuka praktik, Terawan juga sempat menjadi Dirut RSPAD Gatot Soebroto pada 1 Juni 2015-22 Oktober 2019.

https://87b732414dc8288bf914213d81afdfa1.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-38/html/container.html Pada 2019, ia dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menduduki posisi Menteri Kesehatan RI menggantikan Nila F Moeloek dalam Kabinet Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf 2019-2024.

Namun, pada 2020, posisi Terawan digantikan oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Ketua Umum PB IDI, Adib Khumaidi sebelumnya dalam forum rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (4/4), memastikan bahwa rekomendasi pemberhentian mantan menteri kesehatan, Terawan Agus Putranto dalam keanggotaannya sebagai anggota IDI tidak berkaitan dengan produksi vaksin nusantara.

“Hal yang terkait dengan kasus beliau ini, Pak TAP (Terawan Agus Putranto) ini, tidak ada kaitannya dengan vaksin nusantara,” kata Adib dalam paparannya.

Karena itu, dia berani menjamin tidak ada konspirasi dalam pemecatan tersebut. Apalagi, sampai harus dikait-kaitkan dengan produksi vaksin nusantara. Sebab, IDI tak mempersoalkan mengenai hal-hal seperti itu. “Itu yang perlu kami sampaikan. Jadi itu yang mempertegas bahwa secara profesi dan secara organisasi kita tidak terlibat, dan memang tidak ada hal yang kaitannya terhadap vaksin nusantara terhadap pengambilan keputusan yang kemarin,” ujarnya.***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga