International Media

Minggu, 2 Oktober 2022

Minggu, 2 Oktober 2022

Pagelaran Dugderan Semarang Berlangsung Meriah 

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memukul bedug.

SEMARANG—Pagelaran tradisional Dugderan yang digelar belum lama ini, di Kantor Wali Kota Semarang berlangsung meriah. Meski dikemas secara sederhana, karena masih dalam masa pencegahan pandemi Covid-19.

Dugderan sendiri sudah dua tahun tidak diadakan. Pandemi Covid-19 telah membaik tahun ini, dan semua orang dapat merayakan liburan atau mudik ke kampung halaman mereka.

Pertunjukan barongsai yang ditampilkan perwakilan komunitas Tionghoa Semarang turut memeriahkan Dugderan.

Saat membuka pagelaran Dugderan tersebut, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, mengatakan pihaknya  telah melarang penyelenggaraan banyak kegiatan selama dua tahun terakhir.

“Tahun ini kami merasa amat gembira, kita semua dapat kembali menyelenggarakan acara Dugderan bersama,” ujarnya.

Dugder adalah adat istiadat kota Semarang kita. Saat acara ini digelar, merupakan semacam pengumuman kepada seluruh masyarakat, dimana Wali Kota memainkan kendang menandai Bulan Suci Ramadhan telah tiba.

Pertunjukan  Warak Ngendog.

Meski demikian, Wali Kota Hendrar Prihadi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan wabah secara ketat. Karena wabah Covid-19 masih ada di sekitar kita.

“Kita harus memperhatikan protocol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak dan jangan lupa divaksinasi. Selama kita bekerja sama, saya yakin kita akan melewati masa sulit ini,” ujar Wali Kota.

         Acara hari itu ditampilkan oleh sejumlah kelurahan. Mereka membawa rombongan kesenian dan Warak Ngendog (mascot keberuntungan Kota Semarang).

Selain itu perwakilan komunitas Tionghoa kota Semarang juga menampilkan pertunjukan barongsai untuk memeriahkan acara. Diharapkan tahun ini semuanya akan menjadi lebih baik. idn/din

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga