Pacu Bisnis Konsumer di Tengah Pandemi, BNI Andalkan Digitalisasi

Corina Leyla Karnalies mengatakan, BNI semakin gencar untuk meningkatkan transaksi nasabah menggunakan kartu kredit di tengah pandemi Covid -19. Salah satu penawarannya adalah dengan memberikan nasabah untuk mengonversi transaksi menjadi installment dengan bunga 0%.

          JAKARTA (IM) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tengah fokus untuk meningkatkan kemampuan channel digital yang dimilikinya sehingga dapat memberikan layanan kepada nasabah dengan melalui satu platform yang lengkap.

           Direktur Bisnis Konsumer BNI, Corina Leyla Karnalies mengatakan, pengembangan digital tak hanya dilakukan di internal bank, namun juga untuk memfasilitasi partner pihak ketiganya dengan menggunakan layanan application programming interface (API).

           “Untuk mendukung perkembangan digitalisasi perbankan, BNI merancang berbagai inisiatif strategi, antara lain melakukan percepatan pengembangan terintegrasi yang menurut kami jadi fokus saat ini bagaimana memiliki omni channel. Dengan adanya omni channel ini nantinya akan membuat nasabah bias melakukan berbagai transaksi, mulai dari digital management hingga layanan kartu kredit secara digital,” kata Corina dalam keterangan tertulis, Kamis (14/1).

           Pengembangan BNI Mobile Banking juga menjadi prioritas perusahaan dan akan dikembangkan menjadi super apps yang bisa menghadirkan layanan keuangan digital.

            “Kami juga melakukan ekspansi layanan perbankan melalui strategi partnership ke pihak ke-3, other feature channel dan mengadopsi API services. Jadi itu yang menjadi perkembangan digitalisasi perbankan yang sudah kami rancang dengan beberapa inisiatif ini,” urainya.

           Secara garis besar, rencana pengembangan digital BNI terbagi dalam empat inisiatif, antara lain desain dan mengembangkan solusi digital tertegas melalui channel BNI dan pihak ketiga jadi ini lebih kepada API services, peningkatan UI/UX untuk menciptakan pengalaman nasabah yang lebih baik dan MPS jadi positif, meningkatkan strategic partnership dengan mitra BNI untuk memperluas jangkauan dan layanan serta pemasaran produk BNI ke channel pihak ketiga.

           Selain itu, BNI terus meningkatkan digital mindset dan kapabilitas pegawai untuk optimalisasi proses bisnis digital.

           Lebih jauh Corina mengatakan BNI semakin gencar untuk meningkatkan transaksi nasabah menggunakan kartu kredit di tengah pandemi Covid-19.

           Salah satu penawarannya adalah dengan memberikan nasabah untuk mengonversi transaksi menjadi installment dengan bunga 0%.

           Transaksi menggunakan kartu kredit di BNI saat ini cukup terdampak lantaran banyaknya pembatasan yang membuat nilai transaksi juga rendah.

            “Jadi kalau dilihat memang transaksi kartu kredit ini dengan adanya pembatasan traveling domestik maupun internasional, pembatasan jam operasional mall, hingga pembatasan jumlah pengunjung dine in di resto ini semua transaksi memang terjadi pembatasan,” kata Corina.

           Ia menambahkan, guna mendorong peningkatan transaksi ini, BNI telah menargetkan sejumlah sektor-sektor ekonomi yang memiliki prospek seperti transaksi e-commerce, gadget, kesehatan, dan travel related.

           Selain itu nasabah di luar Jakarta transaksi kartu kredit akan difokuskan di merchant lokal strategis dan favorit.

           Sepanjang 2020, bisnis wealth management di BNI mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi jumlah nasabah hingga dana kelolaan (asset under management).

           Peningkatan bisnis wealth management ini terjadi seiring dengan meningkatnya jumlah nasabah kalangan atas dan literasi keuangan.

            “Memang pertumbuhan masyarakat kalangan atas bertambah disertai dengan pemahaman literasi keuangan. Ini sangat bagus menurut kami, ini terlihat dengan meningkatnya jumlah nasabah BNI Emerald, yaitu nasabah yang memiliki dana cukup besar setiap tahunnya. Tumbuh 12% yoy di 2020,” ujarnya. dot

Mika Urip

Mika Urip

Tulis Komentar

WhatsApp