Nonton Video Pelecehan Anak secara Online, Pengusaha Dihukum Penjara 18 Tahun

Peter Tomlinson

Seorang pebgusaha dan mantan presiden kamar dagang yang membayar untuk menonton pelecehan anak secara online diputuskan bersala. Ia dijatuhi hukuman penjara 18 tahun.

Jaksa penuntut mengatakan Peter Tomlinson membayar sekitar 10.000 poundsterling (Rp199 juta) untuk menonton siaran langsung pelecehan dari Filipina.

Pria 63 tahun, dari Cowes di Isle of Wight, mengaku bersalah atas 20 pelanggaran, termasuk sejumlah kejahatan seksual terhadap anak-anak. Bahkan ia ditempatkan dalam daftar pelanggar seks seumur hidup.

Crown Prosecution Service (CPS) mengatakan Tomlinson, mantan presiden Kamar Dagang Isle of Wight, melakukan kontak dengan wanita di Filipina melalui internet dan membayar mereka untuk menonton pertunjukan seks langsung yang melibatkan anak-anak, banyak diantaranya yang berusia di bawah 13 tahun.

Sebelumnya polisi mengatakan Tomlinson, yang dijatuhi hukuman di Pengadilan Isle of Wight Crown pada Jumat (5/3), akan membayar apa yang ingin dia lihat.

Antara Mei 2015 dan April 2017, dia diketahui melakukan pembayaran lebih dari 5.500 poundsterling (Rp109 juta) dalam 127 transaksi ke berbagai orang di Filipina.

Namun, penyelidikan lebih lanjut oleh Badan Kejahatan Nasional menemukan Tomlinson telah menransfer sekitar 10.000 poundsterling (Rp199 juta) di wilayah itu untuk aksi bejatnya.

Jaksa senior CPS Wessex Anthony Johns, mengatakan pihaknya menemukan bukti dari “ribuan pesan teks, riwayat obrolan, catatan keuangan dan gambar tidak senonoh”. Ini berarti Tomlinson “tidak punya pilihan selain mengaku bersalah”. “Tidak hanya pelanggar seks anak yang mengerikan di penjara hari ini, tetapi sebagai hasil dari penuntutan ini anak-anak di Filipina telah dilindungi dari pelecehan lebih lanjut,” katanya menambahkan.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp