Ngeri, Kader Demokrat Gelar Aksi Cap Jempol Darah

Salah seorang kader Partai Demokrat melakukan cap jempol darah di hamparan kain putih sebagai bentu kesetiaan atas kepemimpinan AHY.

JAKARTA – Sebagai bentuk perlawanan terhadap Konres Luar Biasa (KLB Partai Demokrat di Deli Serdang,Sumut, DPD Partai Demokrat DKI Jakarta menggelar aksi Cap Jempol Darah. Aksi `berdarah` ini sebagai bentuk dukungan kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Ketua Umum Partai Demokrat.

Aksi tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deliserdang yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum.

“Hari ini sebagai rasa cinta dan loyalis kita kepada Ketum Partai Demokrat dan menunjukkan kepada masyatakat Indonesia bukan hanya semangat dan bentuk yel-yel, tapi dalam bentuk cap jempol darah,” kata Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Santoso di Cipayung, Jakarta Timur, tadi pagi.

Santoso menuturkan, KLB Partai Demokrat di Deliserdang merupakan contoh buruk karena mencoreng nilai demokrasi. Pasalnya, terselenggaranya KLB itu syarat dengan kepentingan untuk menggulingkan kepemimpinan AHY.

“Ini adalah tragedi yang bukan hanya terjadi ditubuh Partai Demokrat, tapi juga pasti melukai hati dan perasaan seluruh rakyat Indonesia yang cinta pada demokrasi yang bermoral dan beretika dan yang membenci ketidak adilan,” ujarnya.

Dia menegaskan, aksi Cap Jempol Darah ini membuktikan bahwa Partai Demokrat di bawah kepeminpinan AHY tetap solid meski ada tekanan dari oknum di lingkaran pemerintahan.

“Untuk itulah sebagai bagian dari komponen Partai Demokrat DKI Jakarta ada digarda terdepan untuk membela ketua umum (AHY) dan membela ketidakadilan,” ucapnya.

Dia menambahkan, aksi ini diikuti ratusan kader Partai Demokrat dari lima wilayah di DKI Jakarta. “Ini bukan tindakan gagah-gagahan tapi murninsebagai wujud kebulatan tekad kader Partai Demokrat,” katanya.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp