Mutasi Korona Seperti India Ditemukan di Jabar, RK: Perketat Prokes!

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

CIANJUR – Mutasi virus Korona baru seperti di India telah masuk ke Indonesia. Sejauh ini ada 10 orang yang telah terpapar mutasi virus tersebut. Bahkan terjadi transmisi lokal yang salah satunya ditemukan di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku masih mencari informasi terkait ditemukannya kasus terkonfirmasi mutasi virus Korona baru di Jawa Barat.

“Belum ada (informasi lokasi kabupaten/kota), informasinya masih di Kementerian Kesehatan,” ujar Pria yang akrab disapa Kang Emil saat ditemui di Balai Pengawasan Sumber Daya Ikan dan Kelautan Kabupaten Cianjur, Selasa (27/4).

Emil juga mengatakan warga tidak perlu kaget dengan adanya mutasi baru Covid-19 yang masuk ke Jawa Barat. “Kita enggak boleh kaget, sebelum ini sudah ada 4 varian mutasi Covid -19 yang masuk. Ada yang mutasi Inggris dan sekarang dari India,” ucapnya.

Ia meminta masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan untuk antisipasi penyebaran virus dan mutasi barunya.

“Solusinya sama saja, perketat Prokes jangan abai. Mau seganas apapun antisipasi nya itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyebut mutasi virus Korona baru seperti di India telah masuk ke Indonesia. Sejauh ini ada 10 orang di Tanah Air yang telah terpapar mutasi virus tersebut.

“Sedikit membahas penyebab pertama bahwa mutasi virus baru meningkatkan kasus di India, bahwa virus itu juga sudah masuk ke Indonesia. Ada 10 orang sudah terkena virus tersebut,” kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/4).

Budi membeberkan provinsi di RI yang telah ditemukan mutasi virus Corona baru tersebut. Menurutnya, ada 3 provinsi, yakni Provinsi Sumatera, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp