International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

Munarman Divonis 3 Tahun Penjara

Munarman.

JAKARTA – Kajelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur (Jaktim) menghukum mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman, tiga tahun penjara. Hakim menyebut Munarman terbukti melakukan  tindak pidana terorisme.

“Menyatakan terdakwa Munarman terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja sebagaimana dakwaan ketiga,” kata ketua Hakim, saat membacakan vonis  di PN Jakarta Timur, Rabu (6/4).

Adapun hukuman tersebut sebagaimana Pasal 13 Juncto Pasal 7 yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU Juncto UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Munarman delapan tahun penjara atas perkara dugaan tindak pidana terorisme. Tuntutan itu dibacakan JPU dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Senin (14/3) lalu.

Dalam tuntutannya, JPU menyatakan Munarman terbukti melanggar UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.Bahwa Munarman telah melanggar Pasal 14 Juncto Pasal 7, Pasal 15, Juncto Pasal 7 serta Pasal 13 huruf C UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Yaitu merencanakan atau menggerakkan orang lain untuk ancaman kekerasan untuk melakukan tindak pidana teroris, dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan.

Dijaga Polisi

PN Jaktim saat sidang pembacaan putusan kasus tindak pidana terorisme dengan terdakwa Munarman, mendapat penjagaan  ketat dari pihak kepolisian.

Berdasarkan pantauan di sekitar PN Jaktim, sejumlah petugas kepolisian terlihat merapihkan pengamanan dengan membentangkan kawat berduri. Mobil barracuda pun tengah diparkir guna mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Meski demikian, jalan Sumarno menuju terminal Pulogebang masih terpantau lancar.

Sebelumnya, Kapolres Jakarta Timur Budi Sartono mengatakan, demi terciptanya kondusifitas selama sidang vonis perkara Munarman, polisi menyiagakan ratusan personel gabungan.

Menurut Budi, Pengamanan tersebut merupakan tim gabungan dari instansi pengamanan. “Kita melaksanakan pengamanan dengan kekuatan 600 pasukan gabungan, baik dari Polda Metro Jaya, Brimob, Polres Metro Jakarta Timur, Satpol PP dan juga bantuan dari rekan-rekan TNI,” ujar Budi kepada wartawan, Rabu (6/4/2022). Lanjutnya, pihak kepolisian juga sudah menyiapkan kendaraan taktis serta water canon guna mengantisipasi jika terjadi bentuk kerusuhan.***

Osmar Siahaan

Komentar