MTP Bandung dan Pussenkav KODIKLAT AD Lakukan Serah Terima Lima Kunci Program Bedah Rumah

Para tokoh berfoto bersama perwakilan warga seusai penyerahan kunci rumah.

BANDUNG–Anggota Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) Bandung dan Komandan Pussenkav KODIKLAT AD Mayjen TNI Wawan R, SIp, MSi serta anggota Polrestabes Bandung Sabtu (10/4) lalu bersama-sama mengunjungi Kecamatan Bojongloa Kaler Kelurahan Jamika  untuk melakukan serah terima lima rumah yang telah dibedah.

Mayjen TNI Wawan R, dan rombongan, Herman Widjaja, Dr Djoni Toat SH,MM, Kepala Desa dan tokoh lainnya tiba di lokasi.

          Hari itu, pimpinan MTP Bandung Herman Wijaya, pengurus Dr Djoni Toat SH,MM, Yu Yi Qi, Chi Qian Jun, Hou Guo Quan dan tokoh lainnya.

Mayjen TNI Wawan R, SIp, MSi dan staf semuanya telah tiba di lokasi kegiatan. Mereka pertama-tama meninjau rumah yang telah dibedah.

          Selanjutnya Herman Widjaja, Mayjen TNI Wawan R, SIp, MSi, perwakilan petugas kepolisian, kepala desa secara simbolis menyerahkan “kunci rumah” kepada empat warga etnis Tionghoa dan seorang warga non etnis Tionghoa perwakilan pemilik rumah.

Mereka semua amat terharu dan menerimanya dengan senang hati. Dan kembali menyatakan terima kasih kepada anggota MTP Bandung yang telah memperbaiki rumah mereka yang rusak menjadi indah dan layak huni. Kelak mereka akan tinggal dengan nyaman di dalam rumah tersebut. Dan tidak takut lagi jika hujan di malam hari.

          Sedangkan Mayjen TNI Wawan R, SIp, MSi menyatakan terima kasih atas kerjasama dalam pelaksanaan kegiatan sosial bersama MTP Bandung.

“Saya sungguh merasakan makna sesungguhnya dari kegembiraan membantu orang lain. Terakhir kali saya datang yang saya lihat adalah rumah yang bobrok. Namun hari ini yang saya lihat adalah rumah indah yang layak huni. Anda semua bergembira begitu pula dengan saya,” ujarnya.

          “Saya hanya berharap anda semua harus memelihara rumah ini dengan baik. Jangan menumpuk sampah memenuhi seluruh rumah. Agar rumah dapat bertahan lama. Dengan demikian maka barulah anda tidak mengecewakan hati para dermawan yang telah membantu Anda,” tambahnya.

          Sementara itu Herman Widjaja menyatakan, MTP Bandung dapat membantu warga yang membutuhkan. Untuk itu kita harus menyatakan terima kasih kepada berbagai komunitas Tionghoa, yayasan, ormas atau pengusaha swasta yang terus membantu kami. Mereka demi kegiatan bakti sosial telah memberikan sumbangsih tanpa pamrih. Sehingga MTP Bandung baru dapat kembali membantu warga kurang mampu. Tanpa membedakan etnis dan agama. Asalkan mereka membutuhkan bantuan, maka kami akan mengulurkan tangan memberikan bantuan.

          “Kami menjalin kerja sama dengan TNI, Polri, media massa, resimen mahasiswa. Agar lebih banyak orang memahami  saling membantu antara kita adalah suatu kewajiban. Diharapkan hal ini merangsang lebih banyak orang untuk memberikan bantuan materiil dan moril. Khususnya, untuk membangun masyarakat kota Bandung yang harmonis dan damai. Umumnya memberikan sumbangsih bagi Jawa Barat dan negara Indonesia,” pungkasnya. idn/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp