Monyet Alami Obesitas karena Keseringan Makan Junk Food

Monyet bernama Godzilla ini alami obesitas karena keseringan makan junk food.

Seekor monyet di salah satu kios pasar di Thailand mengalami obesitas karena kerap makan junk food yang diberi orang- orang yang lewat kios tersebut.

Kera berusia tiga tahun bernama Godzilla ini diketahui berada di distrik Min Buri di Bangkok awal bulan ini. Biasanya kera memiliki berat antara delapan dan 10 kilogram, namun berat Godzilla sudah mencapai dua kali lipat dari berat rata-rata untuk spesiesnya.

Pengunjung terlihat berkerumun di depan kios, mencoba memberi makan primata itu.

Monyet jantan gemuk itu mengenakan kaos ketat sambil diikat di warung dan menggigit botol air.

Dia menepis tangan beberapa orang yang mencoba untuk mengelusnya tetapi membiarkan seorang pria memijat gulungan lemak di punggungnya.

Penjaga toko bernama Manop mengatakan dia telah mengadopsi Godzilla ketika dia ditinggalkan oleh pemilik sebelumnya.

Manop memberi makan monyet tersebut dan memperlakukannya dengan baik tetapi belum bisa mengendalikan berat badannya.

“Tim penyelamat menemukan Godzilla ketika dia masih sangat kecil,” ujarnya.

“Dan sejak dia besar diberi makan oleh manusia, dia tidak tahu bagaimana mencari makanan sendiri di alam liar,” terangnya.

Godzilla sekarang memiliki berat lebih dari 20 kg – hampir seberat Paman Fatty, yang beratnya mencapai 27kg. Diperkirakan usianya antara 10 dan 15 tahun.

Manop mengatakan monyetnya berolahraga setiap pagi tetapi tetap gemuk.

Godzilla juga tidak suka disentuh oleh orang asing dan akan mulai bertingkah liar jika tidak menyukai orang tersebut.

“Saya membawa Godzilla ke pasar di mana saya bisa menjaganya,” lanjutnya.

“Saya tidak suka dia sendirian karena dia stres,” jelasnya.

“Banyak orang memberi makanan Godzilla tapi dia hanya makan dari orang yang disukainya,” terangnya.

“Dia sangat cerewet dan bisa marah jika dia tidak menyukai orang itu,” tambahnya.

Godzilla disebut-sebut bernasib sama dengan mendiang Uncle Fatty, seekor monyet liar yang juga mengalami obesitas setelah melahap junk food dari orang-orang yang lewat di Thailand pada 2017. Primata itu kemudian dikirim ke “kamp lemak” tetapi terakhir terlihat pada Juni 2019 sebelum hilang dan dianggap mati.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp