Meski Jadi Tersangka, Bupati Bandung Barat dan Anaknya Tidak Ditahan

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/4).

JAKARTA – Bupati Bandung Barat, AA Umbara Sutisna (AUS) bersama anaknya, Andri Wibawa (AW), telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 di Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

Selain itu, penyidik KPK juga menetapkan Pemilik PT Jagat Dir Gantara dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang , M Totoh Gunawan (MTG), sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Meski begitu, KPK hanya melakukan penahanan terhadap Totoh saja. Karena AA Umbara dan anaknya tidak bisa memenuhi panggilan KPK hari ini dengan alasan sakit.

“2 tersangka yaitu AUS dan AW hari ini telah dilakukan pemanggilan namun yang bersangkutan mengkonfirmasi tidak bisa hadir karena sakit,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/4).

Tim penyidik akan melakukan penjadwalan dan pemanggilan ulang AA Umbara dan anaknya Andri Wibawa.

“Kami informasikan lebih lanjut dan mengingatkan agar para tersangka koperatif hadir memenuhi panggilan dimaksud,” jelasnya.

Sedangkan untuk Totoh, Tim Penyidik melakukan penahanan untuk 20 hari ke depan terhitung mulai tanggal 1 April 2021 sampai dengan 20 April 2021 di

Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. “Sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid 19 di lingkungan Rutan KPK, Tersangka akan lebih dahulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari pada Rutan KPK Kavling C1,” ungkap Alex.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp