Menteri Pertanian Dorong PT Surya Aviesta Perluas Pasar Ekspor Sarang Burung Walet

Mentan menunjukkan produksi sarang walet PT Surya Aviesta

SURABAYA–Menteri Pertanian bersama Menteri Perdagangan, Menteri BUMN dan Gubernur Jatim melepas produk pertanian senilai 140 miliar menuju 12 negara tujuan. Salah satu produk yang diekspor adalah sarang burung walet.


Mentan bersama Agra Soeharsa
Mentan bersama Radita Soeharsa, Arief Soeharsa dan Agra Soeharsa

Selesai acara tersebut, pada Jumat (12/3), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke PT Surya Aviesta selaku produsen sarang burung walet, dengan didampingi Dirjen Tanaman Pangan, Dirjen Perkebunan, Dirjen Pengelola Sarana Pertanian, Kepala Badan Karantina Pertanian, dan instansi terkait.

Mentan disambut langsung oleh Direktur Utama PT Surya Aviesta Agra Soeharsa. Kemudian berkeliling pabrik melihat langsung proses produksi dan hasil sarang burung walet yang siap diekspor.

Meninjau pabrik.

Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan produk sarang burung walet merupakan komoditas eskpor yang sangat diminati dunia.

Oleh karenanya, disela kunjungan kerja ke Jatim, Mentan menyempatkan meninjau PT Surya Aviesta yang terkenal sebagai salah satu produsen sarang burung walet terbesar di Indonesia.

Mentan memastikan pemerintah siap mendukung PT Surya Aviesta dan seluruh produsen sarang burung walet di berbagai daerah untuk berkembang lebih besar terutama dalam memenuhi permintaan dari berbagai negara selain Tiongkok. 

Produk sarang walet yang diekspor

“Selama ini kita masih menguasai pangsa pasar ekspor untuk produk sarang burung walet ke Tiongkok, sehingga perlu didorong ke Benua Amerika dan Eropa,” jelas Mentan saat jumpa pers.

Produksi sarang buruung walet PT Surya Aviesta berasal dari Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. Mentan mengatakan akan mendorong PT Surya Aviesta secara maksimal, karena perusahaan padat karya.

“Bila dikembangkan dengan memperluas pasar ekspor, maka akan menyerap banyak tenaga kerja,” ujar Mentan.

Direktur Utama PT Surya Aviesta, Agra Soeharsa, mengucapkan terimakasih atas kunjungan Mentan Syahrul Yasin Limpo bersama para dirjen dan jajarannya.

Mentan menandatangani penghargaan

“Terima kasih telah mendukung perusahaan kami. Mentan telah melihat semua proses produksi hingga produk eskpor. Terimakasih juga kepada pemerintah atas dukungannya kepada perusahan kami dan seluruh perusahaan walet untuk mendukung ekspor sehingga membantu meningkatkan devisa negara,” tutur Agra Soeharsa setelah acara kunjungan berakhir.

Mentan Syahrul Yasin Limpo juga memberikan penghargaan kepada PT Surya Aviesta.

PT Surya Aviesta adalah perusahaan empat generasi turun temurun yang sejak awal memproduksi sarang burung walet. Hingga kini telah lintas abad, lebih dari 100 tahun usianya.

Soeharsa Muliabarata adalah generasi ketiga yang meneruskan perusahaan dari kakek dan ayahnya, kemudian kini diturunkan kepada ketiga putranya yakni Radita Soeharsa, Arief Soeharsa dan Agra Soeharsa selaku Dirut PT Surya Aviesta.

Pada 16 Mei 2014 PT Surya Aviesta merupakan perusahaan pada gelombang utama yang mendapat ijin ekspor ke Tiongkok dari CNCA (China’s Official Constitution).

PT Surya Aviesta memiliki kode resmi  perusahaan eksportir sarang walet asal Indonesia ke pasar Tiongkok. Semangat usaha yang dibangun adalah menjunjung tinggi profesionalisme, menjaga etika moral usaha, mengutamakan kepentingan konsumen dalam menyajikan mutu sehat dan terbaik. vivi

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp