International Media

Senin, 3 Oktober 2022

Senin, 3 Oktober 2022

Menteng Heritage Realty Raih Pertumbuhan Pendapatan 40.17 Persen

JAKARTA–PT Menteng Heritage Realty Tbk (“HRME”) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 40.17% yaitu sebesar Rp 66,4 milyar FY 2021 dari sebelumnya sebesar Rp 47,4 milyar FY 2020.

Pencapaian pendapatan FY 2021 ini lebih baik dari estimasi yang disampaikan Perseroan pada Q3 2021 yaitu sebesar Rp55,8 milyar.

Ada pun detail Pendapatan dari segmen Jasa Perkapalan tumbuh sebesar 29,41% yaitu Rp22 milyar FY 2021 dari sebelumnya sebesar Rp17,2 milyar FY 2020 hal ini tidak terlepas dari masih kuatnya hargakomoditas di pasar global.

Selanjutnya Pendapatan dari segmen Hotel mengalami pertumbuhansebesar 47,05% yaitu Rp44,4 milyar dari sebelumnya sebesar Rp 30,2 milyar seiring denganterkendalinya Pandemi Covid-19 pada Q4 2021.

Direktur Utama PT Menteng Heritage Realty Tbk, Christofer Wibisono, CFA, menjelaskan bahwa kinerja operasional Perseroan membaik dimana Perseroan berhasil menekan kerugian usaha menjadi Rp12,4 milyar FY 2021 dari sebelumnya Rp20,5 milyar FY 2020.

“Perseroan optimis bahwa denganmemasuki post-pandemi di tahun 2022 ini, Perseroan dapat mencatatkan laba usaha kembali,” ujar , Christofer Wibisono, CFA, dalam siaran pers tertulis, Senin (9/5).

Walau kinerja usaha sudah membaik, tambahnya, Perseroan masih mencatat beban keuangan dan kerugianinvestasi (beban lain lain) yang cukup besar sehingga perseroan pada FY 2021 mencatat rugi bersihsebesar Rp 29,4 milyar.

Pada tahun 2022 diharapkan beban lain lain ini dapat dikurangi sehinggaterdapat perbaikan terhadap laba rugi bersih Perseroan.

Perseroan masih melihat potensi pertumbuhan pendapatan melalui expansi dan optimalisasi. Untuk segmen pelayaran, anak usaha perseroan, PT. Global Samudra Nusantara berencana untuk menambah armada dengan membeli 2 set tug and barge dengan estimasi pendanaan sebesar Rp70 miliar dimana rencana sumber pendanaan melalui kombinasi internal dan external.

Selanjutnya untuk segmen hotel, The Hermitage pada bulan Februari mengganti nama restorannya menjadi 1928. Adapun menu berfokus kepada makanan Indo-Belanda, Peranakan serta Indonesia dengan penyajian modern. 1928 juga mempersembahkan Sunday Brunch dengan penyajian hidangan utama dengan konsep ala minute yang unik. Khusus untuk tanggal 13 dan 14 may 2022, The Hermitage mengundang Chef Maxie Millian, head chef dari Aperitif Restaurant & Bar Bali dalamprogram Chef Take Over Series yaitu program dari The Hermitage dengan 5 top chef Indonesia untuk memperkenalkan makanan dari berbagai penjuru Nusantara. ***

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga