International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Menkumham Yasonna Laoly Sebut dr Lie Dharmawan Sosok Pejuang Kemanusiaan

Menkumham Yasonna Laoly memberikan plakat penghargaan ke Jony Yuwono dari PT Sinde Budi Sentosa.

NAPAK TILAS RSA DR LIE DHARMAWAN II

JAKARTA—Layar sudah mengembang, RSA dr Lie Dharmawan II siap melakukan pelayaran bersejarah untuk melakukan pelayanan medis pertama kalinya pada Kamis (8/9), melanjutkan misi pendahulunya RSA dr Lie Dharmawan yang karam pada 16 Juni 2021 lalu di Selat Sape.

         Kegiatan pelayanan medis perdana RSA dr Lie Dharmawan II (8 – 10 September 2022) di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, bertajuk “napak tilas”.

dr Lie Dharmawan memberikan plakat penghargaan ke perwakilan donatur.

Sebab pada 13 Maret 2013 silam pendahulunya (RSA dr Lie Dharmawan) juga melakukan pelayanan medis perdana di Kepulauan Seribu, sebelum melanglang buana ke seluruh pelosok nusantara.

Rangkaian seremonial napak tilas diawali doa syukur lintas agama pada Kamis (8/9) di Pelabuhan Rakyat Muara Angke, Jakarta Utara.

Dewan Penasihat doctorSHARE Komjen Pol. (Purn) Togar M.  Sianipar memberikan plakat penghargaan kepada Lexyndo Hakim dari Yayasan MPKF.

Selain tim doctorSHARE dan jajaran board dibawah  pimpinan dr Lie Dharmawan, turut hadir Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang juga dewan penasihat doctorSHARE, Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Letjen TNI Albertus Budi Sulistya yang mewakili KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Mantan Kepala BNN Komjen Pol.(Purn) Togar Manatar Sianipar yang juga dewan penasihat doctorSHARE, Bupati Kepulauan Seribu Junaedi, para perwakilan donatur, tokoh agama dan para relawan.

“RSA dr Lie Dharmawan karam setahun lalu, namun semangat untuk menjangkau wilayah-wilayah pelosok nusantara tetap berkobar-kobar di hati kami,” ujar dr Lie, dalam kata sambutannya.

“Untuk segenap masyarakat Indonesia, RSA dr Lie Dharmawan II ini adalah milik kalian, mari kita layarkan bersama-sama menjangkau saudara-saudari kita yang membutuhkan,” imbuhnya.

Menkumham (Menteri Hukum dan HAM) Yasonna Laoly dalam sambutannya mengapresiasi dr Lie Dharmawan yang sudah mendedikasikan ilmunya yang luar biasa kepada masyarakat.

“dr Lie memberikan perhatian dan mendatangi orang-orang yang membutuhkan dan sudah ratusan ribu orang yang sudah dilayani dengan rasa kemanusiaan. dr Lie adalah pejuang kemanusiaan,” ujar Yasonna.

“Pemerintah tidak bisa menyelesaikan sendiri semua kebutuhan yang ada. Salut dan apresiasi saya berikan untuk dokter Lie dan tim doctorSHARE atas kontribusi nyata mereka melalui rumah sakit apung dan program-progam lainnya,” tambah Yasonna.

Pada kesempatan tersebut dr Lie Dharmawan bersama Menkumham Yasonna Laoly, Dewan Penasihat doctorSHARE Komjen Pol. (Purn) Togar Manatar Sianipar dan Pelaksana Harian doctorSHARE Kiman Karel memberikan plakat penghargaan kepada perwakilan donatur, antara lain Jony Yuwono dari PT Sinde Budi Sentosa dan Lexyndo Hakim dari Yayasan MPKF (Merah Putih Kasih Foundation).

Selepas seremonial napak tilas, selanjutnya RSA dr Lie Dharmawan II akan berlayar menuju Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, untuk melakukan pelayanan medis perdana selama tiga hari. ***

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga