International Media

Selasa, 29 November 2022

Selasa, 29 November 2022

Mengerikan, 151 Orang Tewas Terinjak-injak Dalam Pesta Halloween di Itaewon Korsel

SEOUL –Pesta Halloween di Itaewon, Korea SelatanM (Korsel), Sabtu (29/10) malam berujung bencana mengerikan. Akibat berdesak-desakan, 151 orang meregang nyawa dan ratusan korban lainnya luka-luka.

Pejabat Departemen Pemadam Kebakaran Korsel, Choi Seong Beom, seperti dikutip AFP, Minggu (30/10), menerangkan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu sekitar pukul 22.20 waktu setempat. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, insiden bermula ketika ratusan orang berdesakan menuju satu gang sempit dan miring.

Saking sesaknya, mereka tak bisa bergerak. Petugas dan polisi menarik beberapa pengunjung dari tengah kerumunan. Antusiasme warga usai bebas dari pandemi Covid-19 menambah sesakan pengunjung.

Menurut Choi, lebih dari 140 ambulans sudah dikerahkan untuk membantu korban. Adapun, sebagain korban yang tewas merupakan perempuan berusia 20 tahunan.

Piwak berwenang setempat mengaku kesulitan mengidentifikasi jenazah para korban pesta tahunan tersebut. Hal itu lantaran para pengunjung datang dengan mengenakan berbagai kostum. Apalagi banyak di antara korban yang tidak membawa  kartu identitas.

Kawasan Itaewon di Seoul tengah adalah pusat klub malam dan bar yang sering didatangi ekspatriat dan warga lokal. Distrik itu dipadati oleh pengunjung yang merayakan Halloween. Media lokal memperkirakan sekitar 100 ribu orang berkumpul untuk merayakan Halloween.

Belum jelas apa yang memicu insiden yang dimulai di belakang Hotel Hamilton di sebuah lorong sempit di mana banyak klub berjejer.

Menurut laporan VOA, kerumunan massa masih terlihat di sekitar TKP. Petugas darurat pun berjibaku mengangkut sejumlah korban ke sejumlah ambulans yang bersiaga.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol merespons cepat Insiden Halloween  tersebut dengam mengirim tim bantuan medis bencana dan memerintahkan pihak berwenang untuk “cepat” mengidentifikasi para korban demi keluarga yang khawatir.

Dia lalu mengaktifkan markas manajemen darurat dengan Perdana Menteri Han Duck-soo yang bertanggung jawab dan memerintahkan Menteri Dalam Negeri dan Keselamatan Lee Sang-min untuk memulai penyelidikan penyebab insiden tersebut.

“Presiden juga memerintahkan pihak berwenang untuk mengamankan bed darurat di rumah sakit terdekat dan untuk menerapkan operasi penyelamatan cepat dan perawatan,” ujar juru bicara kepresidenan Lee Jae-Myung dalam sebuah pernyataannya dilansir dari CNN.

Pemerintah Amerika Serikat siap memberi Korea Selatan “dukungan apa pun yang dibutuhkannya,” tulis Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan di Twitter, Sabtu.

“Laporan dari Seoul sangat memilukan. Kami memikirkan semua orang yang kehilangan orang yang dicintai dan berharap pemulihan cepat bagi mereka yang terluka. Amerika Serikat siap memberikan dukungan apa pun yang dibutuhkan Republik Korea,” tulis Sullivan.

Melansir Reuters, Minggu (30/10),  kronologi kejadian bermula saat warga memadati kawasan Itaewon menggunakan berbagai kostum horror yang bertemakan Holloween.

Semakin malam warga semakin penuh, pasalnya ini merupakan Halloween perdana setelah pandemi Covid-19 selama tiga tahun menghantam negeri gingseng tersebut.

Hingga akhirnya sekitar pukul 22.20 waktu setempat, kondisi semakin parah di salah satu jalan sempit yang menanjak.

Saat itu, sejumlah orang yang sudah berada di bagian atas jalan ternyata terjatuh, menimpa massa di bawahnya. Di tengah kepanikan, para pengunjung saling injak.

Karena kondisi sangat penuh dengan warga, petugas kewalahan hingga harus bersusah payah menarik beberapa orang keluar dari kerumunan. Puluhan orang sudah terkapar di jalanan dan mengalami henti jantung. Beberapa pengunjung dan petugas langsung melakukan pertolongan pertama, melakukan teknik CPR di tengah hiruk pikuk massa. ***

Osmar Siahaan

Komentar