Matahari Bidik Rp800 Miliar dari Rights Issue

JAKARTA – PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) berencana menambah modal dengan mekanisme rights issue atau hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rencananya, skema itu dilakukan tahun ini.

Corporate Secretary MPPA, Danny Kojongian  menjelaskan, perkiraan jumlah peningkatan modal dari mekanisme right issue ini mencapai Rp500 miliar-Rp800 miliar.

“Pada 7 April kami sudah menyampaikan informasi awal kepada pihak OJK dan bursa, bahwa MPPA melaksanakan proses rights issue,” kata Danny dalam acara public expose insidentil secara online, Kamis (29/4).

 Hanya saja, Danny belum bisa membocorkan detail mengenai struktur rights issue yang akan dilaksanakan MPPA. Sebab, pihak manajemen dan direksi sedang merumuskannya.

Namun ia mengatakan, nantinya hasil dari rights issue ini akan digunakan untuk memperkuat neraca perseroan dan modal kerja untuk mendukung strategi perseroan menjadi ritel yang memiliki omnichannel terdepan, memperkuat jaringan atau logistik, dan kemampuan analisa big data.

“Namun sampai hal ini jumlah struktur dan hal lainnya atau RUPSLB kapan saat ini tim manajemen dan direksi sedang merumuskan dan akan segera mungkin akan kita sampaikan, dan nantinya informasi yang akan kita umumkan dari segi timeline dan segi struktur rights issue, jadi proses update-nya kita sudah beberapa kali sudah sampaikan,” ujarnya. ***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp