Masyarakat Tionghoa Peduli Bandung Gelar Donor Darah Ketiga di Peringatan Hari Donor Internasional

Penyelenggara berfoto bersama relawan dan perwakilan PMI.

BANDUNG–Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Internasional yang jatuh pada 8 Juli 2021 lalu, anggota tim Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) Bandung yakni PSMTI Jawa Barat dan PMI Bandung menggelar aksi donor darah ketiga.

          Semula donor darah ketiga ini akan diselenggarakan di Azalea Room – Bandung Trade Center (BTC) Fashion Mall, namun setelah dipertimbangkan kegiatan tersebut lebih baik dilakukan di tempat yang berventilasi baik, maka dilakukan di area parkir yang luas.

Aksi donor darah hari itu dimulai pada pukul 9.30 WIB,  dan dibantu oleh para pengurus muda dan paruh baya PSMTI Jawa Barat turut memberikan bantuan di lokasi kegiatan.

Datang meninjau ke lokasi kegiatan Camat Cicendo Bira Gumbira.

Dechan secara simbolis menyerahkan bantuan logistik kepada Camat Bira Gumbira.

Hadir pula memberikan dukungan anggota DPRD Kota Bandung Uung, perwakilan Yayasan Harmonis Bandung Chen Wenxiong dan perwakilan Yayasan Min Nan Bandung Chen Kaibin dan tokoh lainnya.

Chandra Lukito secara simbolis menyerahkan bantuan logistik kepada Camat Bira Gumbira.

Donor darah berlangsung lancar dan tertib. Semua orang juga mematuhi protokol kesehatan, mengenakan masker dan tidak berkerumun.

Sebanyak 120 calon pendonor darah mendaftarkan diri dalam kegiatan ini namun hanya 91 orang pendonor darah yang memenuhi syarat.

          Dalam donor darah, pengurus PSMTI Jawa Barat juga menyumbangkan masker, berbagai vitamin dan kaus kaki ke kecamatan Cicendo dan Polsek Cicendo, Kelurahan Pajajaran, Kelurahan Pamoyanan, Kelurahan Sukaraja, Kelurahan Pasir Kaliki, Kelurahan Husein Sastranegara dan Kelurahan Arjuna. Bantuan tersebut diterima perwakilan masing kelurahan dan kecamatan tersebut.

          Ketua Panitia Donor Darah Juliana Hidradjat dalam pidatonya melaporkan donor darah yang diselenggarakan oleh MTP Bandung total berlangsung enam kali.

Dan diselenggarakan secara bergiliran oleh masing-masing komunitas Tionghoa.  Dan donor darah hari itu adalah yang ketiga kalinya.

Setiap kali penyelenggaraan targetnya adalah 120 kantong darah. Dan diharapkan semuanya dapat mencapai target.

          Camat Cicendo Bira Gumbira dalam pidatonya menyatakan amat berterima kasih atas perhatian MTP Bandung kepada Kecamatan Cicendo sekaligus telah menyelenggarakan kegiatan donor darah. Khususnya PSMTI Jawa Barat yang telah sejak lama menjalin persaudaraan yang erat dengan kami.

Di saat wabah Covid-19 mulai merebak, MTP dan PSMTI Jabar telah menjalin kerjasama dengan kami. Juga menyumbangkan paket cinta, menyumbangkan alkes, mendirikan dapur umum dan lainnya. Sehingga bermanfaat bagi masyarakat. Saat ini kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah, kami amat gembira dapat menjalin kerja sama seperti ini.

          Ketua Koordinator MTP Bandung Djoni Toat SH, MM mengatakan saat wabah Covid-19 masih massif, MTP bersikukuh untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial untuk membantu program pemkot dan kebutuhan masyarakat.

“Bahkan membantu pemulihan ekonomi daerah. Bank darah PMI Bandung setiap hari membutuhkan sekurang 500 kantong darah. Namun masih tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Maka kami lalu mengadakan kegiatan donor darah ini,” ungkapnya.

“Kami juga berharap dalam kegiatan donor darah ada yang dapat menyumbangkan plasma konvalesen untuk membantu pasien Covid-19 terkonfirmasi berat. Diharapkan dapat membantu kebutuhan PMI sehingga orang yang membutuhkan transfusi darah dapat memperoleh kembali kehidupan dan kesehatannya,” tambahnya.

Panitia berfoto bersama perwakilan berbagai bidang.

“Kami menyelenggarakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat di kantor sekretariat YDSP Bandung. Kegiatan ini tidak hanya membantu program pemerintah kota juga warga kota memperoleh vaksinasi Covid-19. Dan diharapkan aksi  ini dapat memutus rantai virus, sehingga wabah Covid-19 dapat segera berlalu. Sehingga warga masyarakat dapat hidup dengan damai dan sehat,” tambahnya lagi.

Terakhir diharapkan lebih banyak orang akan peduli terhadap orang lain. Khususnya harus lebih peduli terhadap pasien yang sedang isolasi mandiri karena terinfeksi Covid-19.

Membantu kebutuhan makanan dan vitamin mereka. Sehingga mereka bisa merasakan hangatnya perhatian. Sehingga membuat kondisi emosional mereka baik dan dapat segera memulihkan kesehatan mereka dengan lebih cepat. idn/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp