Manchester City Buru Empat Gelar Musim Ini

Pemain Manchester City. (ft: ist)

Budapest  –  Manchester City memastikan langkah ke perempatfinal Liga Championssetelah menyingkirkan Borussia Moenchengladbach. Di leg kedua yang berlangsung di Puskas Arena, Rabu (17/3) dinihari WIB, The Citizens unggul 2-0 via gol Kevin De Bruyne dan Ilkay Guendogan, yang diciptakan pada babak pertama.

Dengan kemenangan ini, City lolos dengan mengantongi agregat kemenangan 4-0 atas Gladbach. The Citizens menjadi wakil Inggris kedua yang ke perempatfinal setelah Liverpool.

Manchester City memang berlari kencang musim ini. The Citizens dinilai lapar untuk menyabet quadruple atau empat gelar sekaligus. City dalam posisi bagus untuk berjaya di semua kompetisi. Empat turnamen berpeluang dimenangkan Sergio Aguero dan kawan-kawan.

Pertama, City tengah memimpin klasemen Liga Inggris. Pasukan Pep Guardiola kini unggul 14 angka dari Manchester United, dan butuh beberapa kemenangan lagi untuk menyegel titelnya.

Kemudian di Piala FA, City sudah sampai perempatfinal. Mereka dijadwalkan menghadapi Everton di babak delapan besar, 20 Maret mendatang.

Lalu di ajang Piala Liga Inggris, City bahkan sudah sampai ke final. Tim Biru Langit akan menghadapi Tottenham Hotspur di babak puncak pada 25 April mendatang.

Pep Guardiola pun meminta Manchester City untuk tidak dulu memikirkan perempatfinal Liga Champions dan fokus menghadapi laga berikutnya. Yang terdekat, Kevin De Bruyne dkk akan tandang ke markas Everton di babak perempatfinal Piala FA, Minggu (21/3) dinihari WIB.

“Hari ini bagus. Kami akan merayakannya. Semuanya fit. Tapi segalanya bisa berubah dalam satu hari. Jeda internasional akan datang dan kami tidak tahu mereka akan kembali dalam kondisi seperti apa. Kami akan menghadapi Leicester, lalu Liga Champions, lalu Leeds dan Liga Champions. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Itulah kenapa kami harus melupakan soal perempatfinal. Kami sudah ditunggu Everton,” ujarnya.

Dengan sukses mengatasi Borussia Moenchengladbach,  itu berarti City selalu lolos ke perempatfinal Liga Champions dalam empat musim terakhir secara beruntun. Namun, langkah City di tiga musim sebelumnya selalu mentok di perempatfinal.

Pada Liga Champions musim 2017/2018, City dihentikan oleh Liverpool di perempatfinal. Kemudian berturut-turut disingkirkan Tottenham Hotspur dan Lyon di dua perempatfinal berikutnya.

Guardiola sadar betul perempatfinal Liga Champions memang tidak mudah. Meski demikian, dia yakin timnya tidak akan dihantui kegagalan di tiga musim sebelumnya. “Di musim-musim sebelumnya, saya tidak melihat tim yang tidak ingin melangkah maju. Setiap saat kami ingin lolos. Delapan tim terbaik di Eropa, kualitasnya semakin tinggi dan makin sulit. Semoga kami bisa mempertahankan mood ini dan bisa bersaing, dan khususnya main bagus,” kaa Guardiola.

City juga belum terkalahkan dalam delapan pertandingan Liga Champions 2020/21, dengan meraup tujuh kemenangan. Di dalam periode itu, City berhasil memasukkan 17 gol dan hanya kemasukan satu gol. Sebanyak tujuh pertandingan terakhirnya clean sheet sehingga menjadi hanya tim ketiga dalam sejarah turnamen ini yang mampu melakukannya setelah AC Milan (tujuh berakhir pada April 2005) dan Arsenal (10 berakhir pada April 2006).

“Selalu penting ketika Anda stabil sebagai sebuah pertahanan dan tim. Sudah jelas hal itu memberikan kepercayaan diri sepenuhnya kepada tim. Sangat menyenangkan untuk Ederson dan para pemain bertahan,” ucap gelandang City Kevin de Bruyne kepada BT Sport usai pertandingan.

 Satu-satunya gol yang bersarang di gawang Ederson  terjadi saat Man City menang atas Porto 3-1 di fase grup. Si Manchester Biru kini mengincar semifinal pertamanya di era Pep Guardiola. vit

Frans Gultom

Frans Gultom

Tulis Komentar

WhatsApp