International Media

Senin, 3 Oktober 2022

Senin, 3 Oktober 2022

Madrid Tampil Gemilang di Kandang Chelsea

. Sukacita pemain Real Madrid usai Karim Benzema mencetak gol ke gawang Chelsea.

LONDON (IM)– Real Madrid tampil  efektif saat melawan tuan rumah Chelsea pada leg pertama babak perempatfinal Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (7/4) dinihari WIB. Madrid yang tidak diunggulkan mampu mematahkan prediksi itu.

Bermain tenang di bawah tekanan, Madrid malah unggul 2-0 lewat sepasang gol cepat Karim Benzema di menit ke-21 dan ke-24 sebelum dipangkas Kai Havertz di menit ke-43.

Di awal babak kedua, Benzema melengkapi hat-trick sekaligus membuat Madrid pulang dengan kemenangan 3-1. Dalam catatan ESPN, Madrid mengandalkan counter attack dengan delapan attempts, lima di antaranya mengarah ke gawang.

Chelsea yang menguasai 57 persen ball possesion tampil agresif dengan melepaskan 20 attempts, lima on goal. Namun performa Thibaut Courtois dan lini belakang Madrid mampu meredamnya.

Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti pun puas dengan kemenangan timnya. Tapi, tugas El Real belum selesai karena The Blues bisa saja bangkit pekan depan.

“Kami main bagus, mengontrol permainan, bisa membangun serangan dengan baik dari belakang, lalu serangan balik kami berbahaya. Malam yang luar biasa, tapi ini baru setengah jalan,”  kata Ancelotti di BBC Sport.

Real Madrid akan gantian menjamu Chelsea di Santiago Bernabeu, Rabu dinihari  pekan depan. Selisih dua gol ini yang akan dipertahankan Madrid mati-matian mengingat Chelsea bisa mengejutkan dengan kualitas skuatnya.

“Kami punya keuntungan. Tapi kami harus mempersiapkan diri dulu untuk laga berikutnya di liga dan baru setelah itu laga leg kedua. Kami sangat menghormati tim yang merupakan juara bertahan Liga Champions,” ujar Ancelotti.

Ia secara khusus  memuji performa Benzema. Itu berarti Benzema mencetak hat-trick dalam dua pertandingan Liga Champions secara beruntun. Sebelumnya, penyerang berusia 34 tahun itu bikin tiga gol ke gawang Paris Saint-Germain di leg kedua babak 16 besar. “Dia seperti wine. Setiap hari dia menunjukkan kepemimpinan, dia merasa makin penting untuk tim ini dan skuad ini,”  tambah Ancelotti.

Benzema kini sudah mencetak 11 gol dalam delapan kali penampilan di Liga Champions musim ini. Capaian itu membawanya menyamai catatan milik Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Dikutip dari BBC, dengan tiga golnya itu, Benzema menjadi pemain keempat yang mencetak hat-trick dalam penampilan beruntun di Liga Champions setelah Cristiano Ronaldo (2017), Lionel Messi (2016) dan Luiz Adriano (2014).

“Itu adalah gol yang sangat penting. Saya paling senang mencetak gol ketiga karena saya melewatkan satu kesempatan di babak pertama dan saya memikirkan peluang itu karena sangat penting untuk mencetak gol. Kemudian saya mendapat yang lain dan saya sangat senang.  Kami datang untuk menang, untuk menunjukkan bahwa kami adalah Real Madrid. Segalanya berjalan dengan baik saat kami bermain bagus, dari menit pertama hingga terakhir,” kata Benzema seperti dikutip dari BBC.

Sukses ini menyudahi rekor buruk El Real saat menghadapi The Blues dan manajernya Thomas Tuchel. Sebab, Chelsea punya catatan  bagus setiap menghadapi Madrid di kompetisi Eropa. Mereka tak pernah kalah dan menyingkirkan raksasa Spanyol itu di semifinal musim lalu sebelum jadi juara.

Dari tiga pertemuan sebelumnya, Madrid kalah dua kali dan sekali seri. Sementara setiap bertemu Tuchel di Liga Champions, Real Madrid tidak pernah menang dari enam kali duel.

Rinciannya, empat kali imbang, dan dua kali menang. Ia membawa Chelsea sekali menang dan sekali imbang, kemudian membawa Borussia Dortmund dua kali imbang, serta terakhir membawa Paris Saint-Germain sekali menang dan sekali kalah.

Tuchel pun tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Khususnya, ketika para pemainnya kerap bikin kesalahan. “Semuanya salah. Babak pertama jauh dari standar yang kami mau. Kami tidak menyerang dengan intensitas yang baik dan suka kehilangan bola,” kata Tuchel dilansir dari situs resmi UEFA.

Bahkan ia pesimistis timnya lolos ke semifinal Liga Champions.  “Chelsea bisa lolos? Untuk sekarang tidak karena kami harus bisa mengembalikan level permainan kami. Saya tidak tahu, kenapa tiba-tiba menghilang setelah jeda internasional. Jika kami tampil seperti ini, maka jangan bermimpi untuk bisa membalikkan keadaan. Berapa banyak klub sih yang bisa menang dengan kondisi seperti kami? Lebih banyak realistis saja,” ujar Tuchel. Di leg kedua, Chelsea dituntut menang dengan selisih tiga gol, jika ingin lolos ke babak selanjutnya.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga