Madrid Sanggup Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan Liverpool

Vinicius Junior (kaus putih) jadi momok bagi Liverpool. (Foto ist).

MADRID – Real Madrid sukses meredam perlawanan Liverpool dan memetik kemenangan meyakinkan, 3-1, pada leg pertama perempatfinal Liga Champions, di Estadio Alfredo Di Stefano, Rabu (7/4) dinihari WIB

Madrid tampil agresif sejak awal babak. Liverpool kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama bahkan tak berhasil mencatatkan satu pun tembakan ke gawang.

Sementara tuan rumah dengan nyaman memanfaatkan pertahanan Liverpool yang rapuh dan canggung untuk mendapatkan gol dari Vinicius Junior dan Marco Asensio. Babak pertama selesai 2-0.

Liverpool menggebrak di awal babak kedua dan memperkecil ketertinggalan melalui Mohamed Salah pada menit ke-51. Namun lagi-lagi wakil Inggris ini mendapatkan pukulan usai dibobol Vinicius pada menit ke-65.

Taktik yang dikembangkan pelatih Madrid, Zinedine Zidane, berjalan sangat baik. Pria asal Prancis ini mengoptimalkan kecepatan Vinicius dan Asensio untuk mengeksploitasi dua sayap Liverpool, Andrew Robertson dan Trent Alexander-Arnold yang kerap maju membantu serangan.

Apalagi, Madrid memiliki Toni Kroos yang bisa melepas umpan panjang akurat. Hal ini tentu menyulitkan Robertson dan Alexander-Arnold saat melakukan trackback.

Terbukti, dua bek sayap Liverpool ini sama sekali tak melakukan tekel sukses sepanjang 90 menit. Dua gol awal Madrid bahkan lahir dari kekurangcermatan Alexander-Arnold dalam mengantisipasi umpan panjang Kroos.

“Kami tahu kami bisa menyerang dari sayap. full-back mereka benar-benar menyerang dan segalanya berjalan baik bagi kami dalam hal itu. Kualitas Toni dibuktikan dengan umpannya dengan kecepatan Vinicius berada di sana. Semua orang melihat hal itu,”  ujar Zidane dikutip dari situs UEFA

Bintang kemenangan Madrid tentu Vinicius. Pemain berusia 20 tahun itu menjadi Man of the Match pertandingan. Sepanjang laga, Vinicius begitu rajin di lapangan.

Opta mencatat, Vinicius membuat 28 operan dari 47 kali sentuhan bola, berduel 10 kali, dua kali melakukan tekel, dan melepaskan empat shots, dengan dua yang tepat ke gawang. Dua gol pun disarangkan Vinicius, yang menjadi gol ketiganya di ajang Liga Champions musim ini.

Zidane pun melayangkan pujian pada pemain kelahiran 12 Juli 2000 itu. “Saya senang untuknya, sebab dia membutuhkan gol, seperti Marco Asensio dan Karim Benzema lakukan.  Dia bermain bagus, membantu tim, dan dia mendapat pelecut setelah mencetak gol. Vini jarang bikin gol dan dia mendapat banyak keyakinan sejak hari ini. Dia layak mendapatkannya. Saya tak tahu mana laga terbaiknya, tapi dua gol di perempatfinal adalah sesuatu yang sangat penting,” ujar Zidane.

Musim ini, Vinicius total sudah bikin 6 gol dari 37 penampilan bersama Real Madrid.  Padahal kritik bertubi-tubi datang menghampiri Vinicius Jr sepanjang musim ini. Pemain asal Brasil itu dituding sebagai sosok yang egois. Vini juga dianggap tak mampu menerjemahkan taktik dan strategi racikan Zidane dengan baik.

“Sangat senang rasanya bisa menang, dalam sebuah momen terbaik di musim ini. Orang luar (silakan saja) terus berbicara, saya tetap bekerja (keras). Itu memberi saya kekuatan yang dibutuhkan untuk mencapai momen penting serta mencetak gol-gol yang kami butuhkan. Saya terus bekerja keras karena saya ingin yang terbaik untuk para penggemar” ucap Vinicius, dikutip dari Football Espana.

Di pihak lawan, manajer  Juergen Klopp kecewa dengan penampilan  timnya, khususnya di babak pertama. Ia mengakui timnya tak pantas dapat hasil lebih.

“Kalau ingin ke semifinal, Anda harus  meyakinkan diri untuk mendapatkan hak tersebut. Kami tidak melakukannya  di laga ini, terutama di babak pertama. Satu-satunya hal bagus yang bisa saya katakan terlepas dari golnya adalah, ini baru pertemuan pertama. Kami sungguh tidak memainkan sepakbola yang cukup bagus untuk memberikan lebih banyak masalah ke Real Madrid,” kata Juergen Klopp seperti  dikutip BBC.

Dengan hasil ini, Madrid diuntungkan menghadapi laga leg kedua di kandang Liverpool. Sementara  Liverpool  harus menang dengan selisih minimal dua gol di Anfield, untuk lolos ke semifinal Liga Champions. ***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp