MADAS Bersama Tionghoa Suroboyo Peduli NKRI dan Gusdurian Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Sopir Angkot

Perwakilan tiga ormas berfoto bersama dalam Penyaluran ratusan paket sembako tersebut berlangsung di Terminal Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

SURABAYA–Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap sopir angkot di tengah pandemi Covid 19, Ormas MADAS (Madura Asli) bersama komunitas Tionghoa Suroboyo Peduli NKRI dan Gusdurian, Rabu (8/9) menyalurkan ratusan paket sembako,

Penyaluran ratusan paket sembako tersebut berlangsung di Terminal Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jalan Kalimas Baru 119, Perak Utara Kecamatan Pabean Cantian kota Surabaya.

Tak hanya sopir angkot, paket sembako itu juga disalurkan kepada penjaga warung di sekitaran Terminal Pelabuhan Tanjung Perak.

Ratusan paket sembako itu disalurkan dengan tujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi sopir angkot yang terdampak pandemi Covid-19.

Pengurus Ormas MADAS H. Subairi mengatakan baksos tersebut sebagai bentuk perhatian dan kepedulian MADAS terhadap keberadaan sopir angkot di tengah pandemi yang selama ini minim perhatian dari kalangan masyarakat.

“Hari ini MADAS bersama dengan komunitas Tionghoa dan Gus Durian membagikan paket sembako kepada sopir angkot yang terdampak Covid 19. Dengan tujuan untuk membantu kebutuhan mereka dan keluarga mereka,” ungkap H. Subairi.

Adapun paket sembako yang disalurkan berupa 1 sak beras ukuran 5 kilogram, 1 bungkus garam, vitamin dan masker.

Sementara itu, Koordinator ketua Good Morning Humanity Tionghoa Suroboyo Peduli NKRI FX Juwono mengatakan aksi sosial bagi paket sembako itu untuk membantu kebutuhan keluarga sopir angkot yang mengalami krisis ekonomi di tengah pandemi Covid-19 dan PPKM.

Pengurus Ormas MADAS H. Subairi secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada salah seorang sopir angkot.

“Kegiatan ini adalah bentuk dari pada peduli kasih kami kepada sesama. Bagaimana kita sama-sama melihat saudara kita sopir angkot mengalami dampak ekonomi yang signifikan akibat pandemi Covid-19,” kata Juwono.

Dia menambahkan aksi sosial ini juga merupakan bentuk sinergitas komunitas Tionghoa Suroboyo Peduli NKRI bersama ormas MADAS dan Gusdurian untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dan penerapan PPKM.

“Aksi ini adalah bentuk sinergitas kita bersama untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang mengalami dampak Covid,” jelas FX Juwono.

Hal senada juga disampaikan Perwakilan Gusdurian Yuska Harimurti. Dia mengatakan, aksi sosial ini adalah bentuk dari ke gotong royongan masyarakat Surabaya dalam bahu-membahu saling peduli di tengah pandemi Covid-19.

“Aksi ini tentunya adalah bentuk gotong royong warga Surabaya. Saling membantu dan melengkapi di tengah pandemi. Tidak memandang ras, suku, agama maupun budaya,” kata Yuska. idn/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp