Mabes Polri Segera Terbitkan DPO untuk Jozeph Pau Zhang

Zozhep Paul Zhang telah ditetapkan sebagai tersangka penodaan agama.

JAKARTA  – Bareskrim Polri bakal segera menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk Jozeph Paul Zhang, yang diduga melakukan penistaan agama karena mengaku Nabi ke-26.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengungkapkan, dikeluarkannya DPO itu nantinya untuk diserahkan ke pihak Interpol.

“Bareskrim segera keluarkan DPO tentunya DPO ini akan diserahkan ke Interpol,” kata Rusdi dalam jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (19/4).

Menurut Rusdi, DPO terhadap Jozeph Paul Zhang itu sekaligus untuk menjadikan dasar pihak Interpol untuk menerbitkan Red Notice kepada yang bersangkutan.

“Dan DPO ini tentunya menjadi daasar Interpol terbitkan Red Notice,” ujar Rusdi.

Diduga, Jozeph Paul Zhang saat ini berada di luar negeri. Menurut penelusuran Polri, ia sering berada di Jerman Hong Kong.

Sementara itu, pihak  Kementerian Luar Negeri (Kemlu) masih mendeteksi keberadaan pria dengan nama asli Shindy Paul Soerjomoelyono yang ditengarai berada di luar negeri.

Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah mengatakan, pihaknya sudah membuka komunikasi dengan Imigrasi Hong Kong terkait keberadaan Paul Zhang. Namun demikian, sampai saat ini belum ada informasi lanjutan.

“Kemlu telah berkomunikasi dengan pihak Imigrasi di negara terkait. HK (Hong Kong). Belum ada informasi lagi saat ini,” kata Teuku, Senin (19/4).

Berdasarkan data perlintasan dari Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Paul Zhang tercatat meninggalkan Indonesia menuju Hong Kong pada 11 Januari 2018. Lalu ada pula kabar yang menyebutkan ia berada di Jerman. Kendati begitu, belum ada kepastian posisi yang bersangkutan di kedua negara tersebut.

Desakan publik untuk menangkap Jozeph Paul Zhang yang telah diduga menista agama semakin menguat. Hal itu terbukti dari munculnya Hastag #TangkapJozephPaulZhang dan kini menjadi trending topic di Twitter.

Seluruh isi komentar warganet pun mayoritas berisikan cuitan soal permintaan segera ditangkapnya seorang pria yang mengaku Nabi ke-26 tersebut. Mereka meminta aparat segera menangkap Jozeph Paul Zhang.

Hingga pukul 10.02 WIB, trending topic soal hastag tersebut terlihat sudah 4.395 bahasan yang dilakukan oleh warganet. Netizen pun menyuarakan dukungannya untuk seluruh umat beragama agar bersatu untuk melawan seluruh perbuatan penistaan agama.

“Ayo lah umat muslim kita harus bersatu, jangan lagi ada penistaan,” kata akun @PutriPandhita.

Adapula warganet yang meminta aparat kepolisian untuk segera memasukan nama Jozeph Paul Zhang ke Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Saatnya umat beragama di negeri ini bersatu menyuarakan : #TangkapJozephPaulZang Apa yg dia lakukan sgt bahaya utk kerukunan umat beragama. Polisi hrs sgra rilis DPO & Imigrasi sgra cabut paspornya. Ini bkn hanya ttg penistaan Islam, tp jg martabat penegakan hukum yg dilecehkan,” cuit akun Hilmi28.

Terkait hal ini, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan bahwa Korps Bhayangkara bakal melakukan penyelidikan atas video yang diduga penistaan agama tersebut. Argo pun meminta masyarakat tenang tak terpancing dan menyerahkan sepenuhnya kepada polisi.

“(Pasti kami) lidik,” ujar Argo.

Sebuah video viral karena seorang pria bernama Jozeph Paul Zhang di media sosial mengaku sebagai nabi ke-26. Bahkan, Ia membuat sayembara bagi siapa pun yang bisa melaporkannya melakukan penistaan agama.

Ia membuat video dalam forum diskusi zoom. Kemudian, menggunggahnya ke akun channel Youtube miliknya, Jozeph Paul Zhang dengan tema “Puasa Lalim Islam”. Seperti dilihat Okezone, video tersebut berdurasi 3 jam 2 menit.

“Yang bisa laporin gua ke polisi, gua kasih uang lo. Yang bisa laporin gua penistaan agama, nih gua nih nabi ke-26, Josep Fauzan Zhang, meluruskan kesesatan ajaran nabi ke-25 dan kecabulannya yang maha cabullah. Kalo Anda bisa laporan atas penistaan agama, Gua kasih loh satu laporan Rp1 juta, maksimum 5 laporan supaya jangan bilang gua ngibul kan. jadi kan 5 juta, di wilayah polres berbeda,” ujarnya, seperti dilihat Okezone, Sabtu (17/4/2021).

 Di awal perbincangannya, Joseph menyapa peserta zoom yang diklaim dari seluruh dunia, seperti di Indonesia, Eropa, Afrika, Rusia, Amerika, Kanada, New Zealand, Austraslia, yang ada di Kamboja, juga yang ada di Thailand, Korea.

“Rombongan para nabi internasional, tadi dari Kamboja mau jadi nabi nomor 29 saya minta ambil nomor antren dulu di Munchen, hahaa, boleh semua yang mau antre, bisa antrean nabi,” katanya.

Joseph dalam perbincangannya itu menyinggung berbagai ajaran Islam. Seperti soal puasa Ramadhan, Idul Fitri, hingga soal Allah SWT. “Lu yang puasa gua yang laper,” tuturnya.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp