International Media

Rabu, 5 Oktober 2022

Rabu, 5 Oktober 2022

Luhut Sebut Kasus Harian Covid-19 Sudah Turun 97 Persen

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (tengah).

JAKARTA –  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penularan Covid-19 di Indonesia sudah turun hingga 97 persen. Hal ini terindikasi dari sejumlah parameter penanganan Covid-19 yang telah dirangkum pemerintah hingga 4 April 2022.

“Kondisi dan situasi pandemi Covid-19 hingga hari ini juga dalam kondisi yang begitu baik. Bila dilihat secara nasional dalam waktu kurang dari tiga bulan ini kasus harian yang telah menurun sangat tajam hingga 97 persen dari puncak kasusnya (yang) disebabkan oleh varian Omicron,” ujar Luhut dalam keterangan pers evaluasi PPKM di Istana Negara, Senin (4/4).

“Selain itu kasus aktif secara nasional juga turun hingga 83 persen dari puncak kasus yang lalu. Sehingga sekarang ini berada dibawah 100.000 kasus aktif,” akatanya.

Hal lain yang menggambarkan bahwa kondisi Covid-19 varian Omicron cukup baik terlihat dari turunnya jumlah pasien rawat inap rumah sakit hingga 85 persen. Saat ini tingkat keterisian tempat tidur atau BOR di rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 hanya 6 persen.

“Hingga positivity rate dibawah standar WHO, yakni 4 persen. Jumlah orang meninggal pun turun tajam hingga 88 persen dibandingkan puncak kasus Omicron yang lalu. Dari data-data yang di atas kami menarik kesimpulan bahwa kondisi varian Omicron di Indonesia saat ini berada pada pada posisi yang terkendali,” jelas Luhut.

Kondisi saat ini hanya tersisa sembilan kabupaten/kota di Jawa-Bali yang berstatus PPKM Level 3. Menurutnya, mayoritas daerah di Jawa-Bali kini berada di PPKM Level 1 dan 2.

“Saat ini tidak ada lagi daerah di Jawa-Bali berstatus Level 4. Kemudian 93 persen daerah sudah berada di Level 1 dan Level 2,” lanjutnya. Luhut menambahkan, penjelasan secara lebih rinci mengenai asesmen level PPKM akan tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang akan terbit hari ini.***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga