Lomba “Chinese Bridge” Tingkat Sekolah Menengah dan Perguruan Tinggi Provinsi Kalbar 2021 Berlangsung Sukses

Panitia penyelenggara berfoto bersama para pemenang lomba.

PONTIANAK–Lomba Keterampilan Bahasa Mandarin “Chinese Bridge” Tingkat Sekolah Menengah dan Perguruan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021 berlangsung Sabtu (10/4) lalu.

Wakil Rektor Dr H Achmadi MSi.

Lomba tersebut diselenggarakan PBM Universitas Tanjungpura, BKPBM Kalbar dan STB Harapan Bersama. Lomba ini juga disponsori oleh OPPO.

          Hadir dalam lomba tersebut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untan Dr H Achmadi MSi, General Manager OPPO West Kalimantan Area Xiong Chuanli, Direktur PBM Untan Pihak Tiongkok Zhou Gui dan Pihak Indonesia Chen Yan Na, Ketua BKPBM Kalbar Chen De Shi, Ketua Yayasan Harapan Bersama Liu Jian Yuan dan tokoh lainnya. Mereka juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.

          Wakil Rektor Dr H Achmadi MSi dalam sambutannya mengatakan Lomba Keterampilan Bahasa Mandarin “Chinese Bridge” Tingkat Sekolah Menengah dan Perguruan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021 merupakan lomba berkelas internasional bagi para pembelajar bahasa Tionghoa untuk menunjukkan gaya mereka dan bertukar pengalaman.

Universitas Tanjung Pura sangat mendukung PBM Untan untuk menyatukan kekuatan lokal untuk memberikan kesempatan belajar bagi pembelajar bahasa Tionghoa Provinsi Kalimantan Barat.

Perwakilan perusahaan sponsor OPPO hadir dalam lomba.

Dia berharap para peserta lomba menghargai kesempatan ini dan berjuang untuk meraih hasil yang baik .

          General Manager OPPO West Kalimantan Area Xiong Chuanli juga mengunjungi lokasi lomba. Tidak hanya mengirimkan hadiah kepada para pemenang, tetapi juga mengirimkan dukungan dan dorongan OPPO kepada para peserta di Provinsi Kalimantan Barat.

Xiong Chuanli merasa gembira atas penampilan para peserta lomba. Dia Juga menyatakan sebagai perusahaan Tiongkok yang ada di Indonesia, dirinya bersedia untuk memainkan tanggung jawab perusahaan Tiongkok guna membantu pendidikan bahasa Tionghoa setempat serta menjalin interaksi budaya antara Tiongkok dan Indonesia.

Ketua BKPBM Kalbar Chen De Shi berharap agar pendidikan bahasa Tionghoa di Kalimantan Barat dapat lebih ditingkatkan ke tahap yang lebih tinggi.

Selain itu juga diharapkan lebih banyak pembelajar bahasa Tionghoa yang dapat meningkatkan level bahasa Mandarin mereka dan merealisasikan mimpi mereka lewat berpartisipasi dalam kompetisi ini.

Ketua Yayasan Harapan Bersama Liu Jian Yuan juga menyatakan bahwa dia akan membantu pembelajar bahasa Tionghoa untuk menuliskan lebih banyak bab yang menarik.

          Direktur PBM Untan Pihak Tiongkok Zhou Gui menyatakan terima kasih atas dukungan yang diberikan para undangan, perusahaan sponsor serta juri dan guru Tiongkok. Dia juga menyampaikan harapan dan motivasi kepada para peserta lomba.

Direktur PBM Untan Pihak Indonesia Chen Yan Na memberikan penjelasan secara rinci terkait persyaratan dan prosedur lomba.

          Kompetisi ini merupakan final seleksi offline yang didasarkan atas babak penyisihan online yang diikuti 51 orang peserta Sekolah Menengah dan perguruan tinggi di Kalimantan Barat.

Dewan juri dan guru memilih 12 orang peserta kelompok sekolah menengah dan 10 peserta kelompok universitas melalui metode online untuk masuk ke babak final.

          Setelah melalui kompetisi yang ketat, Try Rindawati ari Universitas Tanjung Pura meraih juara pertama non etnis Tionghoa kelompok universitas dan Dewi Verensia Tanery dari STB Harapan Bersama menjadi juara pertama etnis Tionghoa kelompok universitas.

Elicia Valerina dari SMAK Santo Petrus Pontianak berhasil meraih juara pertama etnis Tionghoa tingkat sekolah menengah dan Agnestasya Sandrina Bartlen dari SMA NEGERI 1 Singkawang berhasil meraih juara non etnis Tionghoa tingkat sekolah menengah. Juara pada lomba ini akan mewakili Kalbar di ajang Chinese Bridge tingkat Indonesia. idn/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp