Liverpool Masih Tersenyum di Liga Champions

Mohamed Salah (kanan) dan Sadio Mane (ist)

LEIPZIG –  Liverpool mantap melenggang ke perempatfinal Liga Champions. Pada laga leg kedua babak 16 besar, di Puskas Arena, Kamis (11/3) dinihari WIB itu, Setan Merah menang 2-0 atas RB Leipzig, lewat gol  Mohamed Salah dan Sadio Mane. Liverpool pun  lolos dengan agregat 4-0.

Skuad besutan Juergen Klopp  itu  tampil dominan dan menciptakan begitu banyak peluang. Tapi penyelesaian akhir yang kurang oke di babak pertama membuat peluang-peluang terbuang sia-sia.

Secara keseluruhan, Liverpool punya tujuh peluang mengarah ke gawang. Leipzig punya dua tembakan on target plus satu yang membentur mistar gawang. Kesempatan terbaik Leipzig praktis hanya dari Dani Olmo di menit ke-10, yang dihalau Alisson Becker, lalu sundulan Alexander Sorloth yang mengenai mistar gawang.

Catatan ini tentu memuaskan Klopp. Itu menandakan bahwa Liverpool bisa membatasi ruang gerak dan mencegah RB Leipzig leluasa mengembangkan permainan, kendati menguasai bola hingga 60%.

‘Kami menciptakan banyak peluang. Di babak pertama, kami punya banyak kesempatan dan tidak mencetak gol, tapi hal terbaik yang dilakukan anak-anak adalah tidak ada yang benar-benar bisa melihat betapa bagusnya permainan yang bisa ditunjukkan Leipzig. Mereka itu monster, sangat kuat. Anda melihat tusukan-tusukan mereka ke belakang garis pertahanan, tapi kami bertahan dari itu dengan sangat baik,” ujar Klopp dikutip dari situs resmi UEFA.

Kelolosan ini membuat Liverpool masih bisa tersenyum  dan menjadi pelipur lara. Pasalnya  mereka sedang kacau balau di Liga Inggris. Seperti diketahui, juara bertahan itu hancur lebur setelah menelan enam kekalahan di tujuh pertandingan terakhir liga.

Tren negatif itu alhasil  membuat Mohamed Salah dan kolega tercecer ke urutan delapan klasemen dengan 43 poin dari 28 laga. Liverpool tertinggal tujuh poin dari Chelsea di posisi empat, yang merupakan batas Liga Champions, dan berisiko disalip Aston Villa.

“Kami harus memaksa diri kami siap. Kami harus memalingkan diri dari hal-hal di Premier League dan mengerahkan upaya yang pantas  di laga ini. Pemain sangat menikmati permainan mereka, tapi kami harus melakukan pekerjaan kotor. Ada penampilan bertahan yang sangat bagus malam ini dan anak-anak bermain sangat baik,” kata Klopp.

Ia juga melayangkan pujian kepada duet bek tengah, Ozan Kabak dan Nathaniel Phillips, yang bermain gemilang. “Dua bek tengah bermain luar biasa. Semua personel di garis akhir bermain luar biasa karena ini bukan tugas yang mudah. Kami harus menekan lawan. Namun, kami bertahan sangat dalam secara bersama-sama dengan baik, yang mana sungguh penting. Semua orang bermain bagus” puji Klopp.

Ajang ini setidaknya  juga menjaga marwah Liverpool sebagai tim besar yang mengincar trofi juara di akhir musim. “Hasil yang sangat penting untuk kami. Kami menghadapi laga ini setelah mengalami kekalahan beruntun di Premier League. Tim tidak dalam kondisi terbaik, tapi kami ingin berupaya keras di Liga Champions dan juga di Premier League. Kita lihat saja apa yang terjadi setelah itu,” ujar Mohamed Salah di BBC Sport.

Meski begitu, Salah juga tidak bisa mengecilkan permainan Leipzig yang begitu tangguh. Namun, ia tetap merasa senang karena ia dan kawan-kawan mampu menunjukkan permainan apik dalam laga tersebut.

“Ini sangat positif. Agar adil, Leipzig tim yang tangguh, mereka bermain sepakbola, mereka membuat kami banyak berlari. Kami mencoba bermain sesuai keinginan kami, menekan tinggi dan mendapatkan bola serta serangan balik,” ujar Salah. vit

Frans Gultom

Frans Gultom

Tulis Komentar

WhatsApp