International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Liverpool Dituntut Menang Atas Wolves

Juergen Klopp dan Virgil van Dijk mulai disorot terkait penurunan performa Liverpool.

LIVERPOOL–  Liverpool akan menghadapiWolverhampton Wanderers (Wolves) pada lanjutan Liga Inggris yang berlangsung di Anfield Stadium, Sabtu (10/9) malam WIB

Jelang laga tersebut, Liverpool dalam suasana kurang menggembirakan. Pasukan Juergen Klopp itu baru saja dihajar 1-4 oleh Napoli di laga perdana Liga Champions 2022-2023.

Hasil itu merupakan kekalahan kedua Liverpool di musim ini. Sebelumnya, The Reds sempat terluka usai dihajar Manchester United 1-2 pada pekan ketiga Liga Inggris 2022-2023 silam.

Sejauh ini performa Liverpool memang menuai sorotan publik. Sebab, The Reds yang tampil gahar musim lalu harus terdampar di peringkat ketujuh klasemen Liga Inggris 2022-2023.

Dari enam pertandingan, Liverpool hanya mengumpulkan 9 poin, dari dua kemenangan. Sementara tiga lainnya berakhri imbang serta satu kekalahan.

Kondisi itu memang jauh lebih baik ketimbang Wolves. Untuk diketahui, Wolves sendiri berada di peringkat ke-14 dengan enam poin, dari satu kemenangan, tiga imbang, dan dua kekalahan.

Akan tetapi, Liverpool memegang gengsi sebagai salah satu tim besar di Inggris dengan prestasi mentereng. Tak ayal, Klopp memastikan laga kontra Wolves akan jadi titik balik mereka meraup tiga poin.

“Saya akui memang kami dalam situasi kurang bagus. Tapi kami melihat semua itu dengan positif.  Setelah kekalahan dari Napoli, saya sudah melakukan evaluasi dan seluruh pemain menyadari apa yang harus dilakukan. Melawan  Wolves kami dituntut menang. Hanya kemenanganlah yang membuat kami bisa mendapatkan kepercayaan dari para fans,” kata Klopp di situs klub.

Ambisi itu sebenarnya didukung penuh dengan catatan pertemuan kedua tim. Dari tiga pertemuan terakhir kedua tim di Liga Inggris, Liverpool mampu menang tiga kali. Bahkan dua di antaranya berakhir nirkebobolan.

Di pertemuan terakhir, pada 22 Mei 2022 silam, Liverpool pun berhasil menang 3-1 atas Wolves. Praktis, The Reds masih cukup diunggulkan. Apalagi, mereka bakal berlaga di Stadion Anfield, yang dikenal menyeramkan

Menang atas Wolves memang menjadi pertaruhan  bagi Klopp.  Yang harus disadari Klopp kekalahan timnya diperparah dengan blunder-blunder yang dilakukan pemain belakang plus bolongnya lini tengah. Hasil ini lantas membuat Klopp mulai disorot terkait kutukannya tersebut.

Jika di awal musim saja sudah begini, maka bukan tak mungkin bisa lebih parah lagi ke depannya. Posisi Klopp pun jadi taruhannya karena dia bisa saja bernasib seperti kompatriotnya, Thomas Tuchel, yang dipecat Chelsea karena performa buruk tim.

 Bek Liverpool, Virgil van Dijk, memastikan sudah siap membawa timnya bangkit.  Van Dijk mengatakan Liverpool harus lebih baik lagi saat melawan Wolves. Hal itu agar meraih poin maksimal dalam laga kandang tersebut. “Kami akan memperbaikinya. Itulah kepercayaan diri yang saya miliki,” ucap Virgil van Dijk, dilansir dari laman resmi Liverpool.

Pemain berusia 31 tahun itu mengatakan rekan-rekanya harus bahu-membahu mengembalikan kekuatan Liverpool yang sebenarnya. Tujuannya agar tidak lagi mengecewakan para suporter dan bisa bersaing di Liga Inggris ataupun Liga Champions.

“Kami saling membutuhkan. Kami harus tetap bersatu dan tidak hanya kami sebagai pemain tetapi seluruh elemen tim. Jelas, kami telah melalui itu semua dan itulah pesannya,” ujarnya.

Van Dijk menegaskan seluruh pemain menaruh kepercayaan penuh kepada sang manajer. Sebab,  Klopp pastinya mengetahui apa yang dibutuhkan Liverpool agar tidak mengulangi kekalahan dari Napoli.

“Terkadang kami dapat mengalami masa yang buruk dan saat ini kami berada di dalamnya. Namun, saya yakin kami bisa keluar dari ini dan menikmati sepakbola kami lagi,” pungkasnya.

Pemain asal Belanda itu mengungkapkan skuad Liverpool harus tetap kompak untuk mengatasi situasi ini. “Tetap kompak, jangan saling menyalahkan. Semuanya tahu bahwa kami bisa melakukan lebih baik. Maksud saya, kami itu bukan robot, kami sedang berusaha main bagus dan anda memang bisa menjalani masa sulit,” kata Van Dijk.

Van Dijk disorot karena semakin rapuh mengawal barisan belakang Liverpool.
Itu terlihat saat Van Dijk menyebabkan Napoli sempat dapat penalti kedua di babak pertama. Pemain 31 tahun itu melanggar Victor Osimhen di kotak terlarang, yang kemudian penaltinya gagal dikonversi menjadi gol oleh Osimhen sendiri.

Sebelumnya, ia juga disorot karena gaya bermainnya belakangan ini. Pemain terbaik Eropa musim 2018/2019 itu diklaim sudah kehilangan agresivitas di lapangan.

Apakah Liverpool bisa memperbaiki performa saat melawan Wolverhampton Wanderers? Patut ditunggu.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga