Liverpool Beruntung Bisa Kalahkan Milan

Sukacita pemain Liverpool usai Jordan Henderson mencetak gol ke gawang AC Milan.

LIVERPOOL Liverpool dibuat ketar ketir saat melawan AC Milan pada laga Grup B Liga Champions yang berlangsung di Anfield, Kamis (16/9) dinihari WIB. Unggul lebih dulu, namun Liverpool sempat berbalik tertinggal, sebelum akhirnya menang 3-2.

Pada laga itu Liverpool langsung mendesak AC Milan selepas start. Gol bunuh diri Fikayo Tomori membuat tuan rumah mendapatkan momentum besar untuk menguasai laga.

Tapi serangan cepat Milan bikin Liverpool kecolongan. Ante Rebic dan Brahim Diaz membalikkan kedudukan pada menit ke-42 dan 44, membawa Rossoneri menutup babak pertama unggul 2-1.

Milan nyaris memberikan pukulan di awal babak kedua. Tapi gol Simon Kjaer dibatalkan karena lebih dulu terjadi offside. Mohamed Salah lantas menyamakan kedudukan di menit ke-48. Lalu tembakan Jordan Henderson pada menit ke-69 membawa Liverpool mengunci kemenangan.

Manajer Juergen Klopp punya jawaban kenapa Liverpool sempat berbalik tertinggal dari tim lawan. Timnya terbuai permainan sendiri, hingga memperumit keadaan.

“Kami memulai dengan sangat baik. Kami memainkan laga yang sangat super. Sebuah pertandingan yang intens, tapi juga matang. Kami bermain di semua celah yang harus kami serang dan tidak memberikan mereka apa pun sampai, entah apa itu persisnya. Kami dihukum atas hal itu di beberapa menit terakhir babak pertama, tapi petaka dimulai sebelumnya. Kami terbawa permainan sendiri. Kami tidak memainkannya dengan simpel lagi, secara serangan dan pertahanan, kami tidak rapi lagi,” ungkap Klopp  dikutip BBC.

Divock Origi memainkan pertandingan pertamanya bersama Liverpool. Klopp mengaku melihat sosok pemain bintang di dalam diri pemain asal Belgia tersebut. Origi memang tampil cukup baik dalam pertandingan tersebut.

Meski tidak mencetak gol, pemain berusia 26 tahun itu mampu membuat umpan cantik yang dieksekusi dengan baik oleh Salah (48′). Klopp pun mengakui ,bahwa Origi memiliki kemampuan yang istimewa ketika bermain di lapangan.

“Tidak ada yang benar-benar istimewa. Divock adalah pria yang hebat, begitulah adanya, dan dalam waktu 10 tahun ketika kita melihat ke belakang, dia akan menjadi legenda Liverpool. Tetapi dia terlalu muda untuk dilihat sebagai legenda sekarang sehingga dia harus bermain sepak bola” ujar Klopp.

Bek kiri Liverpool Andy Robertson menyebut, laga kali ini sangat  menyenangkan bagi penonton. “Ini adalah salah satu laga yang menyenangkan buat penonton netral dan saya yakin fans di sini sangat senang saat kami unggul. Sejak di babak pertama, kami menghempaskan mereka,” ungkap Robertson dikutip BBC.

Hanya saja dia mengaku timnya sempat terlena dan tidak fokus terhadap pergerakan lawan.  “Lalu kami ceroboh dan berhenti melakukan hal-hal yang kami lakukan dengan sangat baik. Kami membiarkan mereka kembali mendapatkan kendali pertandingan dan bikin kami berpikir ‘Kok bisa kami membiarkan ini?’ saat turun minum. Lalu kami masuk ke lapangan melakukan hal-hal yang kami lakukan selama sejam pertama. Kami mendapatkan gol cepat lalu sebuah tendangan hebat dari Hendo, lalu kami mampu menuntaskan laga,” ujar Robertson

Di pihak Milan, pelatih Stefano Pioli percaya diri timnya akan tumbuh dari laga ini. “Liverpool memainkan laga yang bagus terutama di 25 menit pertama. Lalu kami membalikkannya. Penyesalannya ada pada dua gol di babak kedua, yang juga karena kesalahan kami. Ini adalah laga yang akan membuat kami tumbuh pesat dalam hal intensitas dan kualitas. Kami pulang dengan kesadaran bahwa tim ini bisa tumbuh dan bahwa level Liga Champions itu sangat tinggi, kami bakal harus mencoba lebih keras. Mereka menekan sangat keras dan agak kesulitan dengan bola di awal,” ungkap Pioli dikutip BBC.

Dengan hasil ini, Liverpool sementara memimpin klasemen Grup B dengan tiga poin. Atletico Madrid dan Porto berturut-turut di posisi 2-3 dengan satu poin. Atletico hanya bermain imbang 0-0  kontra Porto. Sementara AC Milan di dasar dengan 0 poin.

Hasil laga lainnya, di Grup C: Sporting Lisbon 1-5 Ajax danBesiktas 1-2 Borussia Dortmund.***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp