International Media

Kamis, 19 Mei 2022

Kamis, 19 Mei 2022

Lima Tersangka Teroris yang Ditangkap di Tangsel Merupakan Jaringan NII

Ilustrasi Densus 88 Tangkap Teroris.

JAKARTA (IM) – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap bahwa lima tersangka teroris yang ditangkap di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu (3/4) lalu merupakan jaringan Negara Islam Indonesia (NII).

Hal ini diungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Rabu (6/4).

“Penangkapan tersebut terhadap 5 tersangka teroris yang merupakan kelompok jaringan teroris NII,” kata Ramadhan.

Dijelaskan bahwa penangkapan terhadap ke-5 tersangka merupakan pengembangan dari penyidikan tindak pidana terorisme di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu.

“Ini merupakan hasil pengembangan penangkapan yang dilakukan di wilayah Sumatera Barat,” ujar Ramadhan.

Diketahui, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sebelumnya menangkap 16 tersangka teroris kelompok Negara Islam Indonesia (NII), di wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Ke-16 tersangka teroris ini diketahui  aktif melakukan perekrutan terhadap anak di bawah umur.

“Melakukan perekrutan anggota secara masif di wilayah Sumatra Barat dengan melibat anak-anak di bawah umur,” kata Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Jakarta, Senin (28/3) lalu.

Selain itu, ke-16 tersangka teroris itu memiliki keinginan untik mengubah idiologi Pancasila dengan syariat Islam secara Kaffah.

“Memiliki niat untuk menggulingkan pemerintahan yang sah apabila NKRI sedang dalam keadaan kacau/chaos,” ujar Aswin.

Kemudian, mereka juga diduga nelakukan berbagai kegiatan i’dad atau latihan ala militer secara rutin. Serta, merencanakan persiapan logistik berupa persenjataan.

Tak hanya itu, ke-16 tersangka teroris tersebut juga memiliki koneksi atau hubungan dengan kelompok teror lainnya di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.

Sebelumnya, penangkapan yang dilakukan oleh Detasemen berlambang burung itu terjadi di dua wilayah yakni Dhamasraya dan Tanah Datar, Sumatera Barat. “Dari 12 tersangka di wilayah Dhamasraya dan 4 tersangka di wilayah Tanah Datar,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan terpisah.***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga