Saturday, 15 June 2024

Search

Saturday, 15 June 2024

Search

Leverkusen Juarai Bundesliga tanpa Terkalahkan

Skuad Bayer Leverkusen mengangkat trofi Bundesliga 2023/2024.

LEVERKUSEN – Bayer Leverkusen menuntaskan Bundesliga 2023/2024 tanpa terkalahkan. Pada laga pekan terakhir Bundesliga di BayArena, Sabtu (18/5) malam WIB,   Die Werkself menang 2-1.

Augsburg yang dua kali mengalahkan Leverkusen musim lalu coba merusak pesta juara tuan rumah di pekan terakhir. Tuan rumah merotasi sebagai pemain intinya termasuk mencadangkan Granit Xhaka dan Florian Wirtz.

Victor Boniface yang dipasang sebagai penyerang tunggal mampu membuka keunggulan Leverkusen pada menit ke-11. Diawali kesalahan kiper Augsburg Tomas Koubek dalam menguasai bola backpass, Amine Adli merebutnya.

Adli kemudian mengopernya kepada Boniface yang mudah saja mencocornya ke gawang kosong. Memimpin duluan bikin Leverkusen makin nafsu menambah gol sekaligus menjaga jarak dengan Augsburg. Leverkusen baru bisa menambah gol pada menit ke-27 lewat Robert Andrich.

Korner Leverkusen gagal diantisipasi dengan baik oleh barisan belakang Augsburg dan diambil Jonathan Tah. Tah menembak bola, untuk kemudian disepak Andrich dengan tumitnya ke gawang dari jarak dekat.

Leverkusen berupaya menambah gol lagi tapi upaya yang didapat selalu mentah di tangan Tomas Koubek yang bermain gemilang sepanjang laga.

Di babak kedua, Leverkusen masih mendominasi permainan dan mencoba untuk menekan Augsburg agar skor bertambah. Tapi, Augsburg yang malah memperkecil skor pada menit ke-62.

Augsburg merebut bola dari kawalan Adli di sepertiga akhir permainan dan dioper kepada Mert Komur. Komur membawa hingga mendekati kotak penalti dan menuntaskan dengan sepakan melengkung ke sisi kanan gawang Hradecky.

Leverkusen sempat mendapat peluang lewat Wirtz dan Xhaka tapi bisa diamankan Koubek. Skor 2-1 bertahan hingga laga tuntas dan Leverkusen mengakhiri musim 2023/2024 tanpa terkalahkan.

Total poin anak asuh Xabi Alonso itu adalah 90 poin dari 34 laga dengan selisih gol mencapai +65. Mereka unggul 17 poin dari Bayern Munich sebagai runner-up. Augsburg di posisi ke-11 dengan 39 poin.

Bagi Xabi Alonso hasil ini  menyamai catatan para pelatih hebat di Eropa. Dari 34 pertandingan, Leverkusen meraih 28 kemenangan dan enam seri. Ada total 89 gol dicetak dan hanya kebobolan 24 gol! Leverkusen jadi tim pertama di Jerman yang melakukannya.

Di era sepakbola modern, apa yang dicapai Alonso pernah diraih  Arsene Wenger  bersama Arsenal di 2003/2004 dan Antonio Conte di Juventus 2011/2012.

Jika ditotal sejak zaman dulu,  Alonso jadi pelatih kedelapan yang melakukannya. Yang pertama adalah Preston North End yang melakukannya tanpa manajer di musim 1888/1889, lalu Fred Petland bareng Athletic Bilbao musim 1929/1930 dan Lippo Hertzka di Real Madrid musim 1931/1932.

Dari Italia ada dua lagi Ilario Castagner bareng Perugia 1978/1979 dan jadi satu-satunya yang gagal juara liga, dan Fabio Capello  bersama AC Milan pada 1991/1992.

Alonso juga jadi pelatih pertama asal Spanyol yang melakukannya di lima liga top Eropa dan punya kemenangan paling banyak, yakni 28. “Musim kami begitu luar biasa, tidak hanya di Jerman tapi juga Eropa. Kita ingat Arsenal di 2003/2004, tak terkalahkan di Premier League dan Juventus di Liga Italia 2011/2012. Jadi kami merasa pantas untuk jadi bagian dari sejarah sepakbola Eropa,” ujar Alonso seperti dikutip AP.

Leverkusen pun jadi tim pertama yang memenangkan Liga Jerman dengan status invincibles.  Florian Writz dan kawan-kawan masih punya dua final lagi yang harus dimenangi, yakni Liga Europa kontra Atalanta dan DFB Pokal kontra Kaiserslateurn.

“Mencapai 90 poin itu sulit sekali. Rekor di sini adalah 91 poin, kami gagal melewatinya, tapi tetap saja luar biasa menuntaskan musim tanpa terkalahkan. Pencapaian ini luar biasa, tidak cuma di Jerman tapi juga Eropa. Kini kami siap melakoni dua laga penting lainnya untuk menambah trofi,” kata Alonso.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media