International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Langkah Liverpool ke Final Terbuka Lebar

Momen Sadio Mane menundukkan kiper Villarreal.

LIVERPOOL  – Liverpool membuka jalan lebar ke final Liga Champions 2021/2022. The Reds sukses mengalahkan Villarreal 2-0 di semifinal leg pertama, di Stadion Anfield, Kamis (28/2) dinihari WIB. Kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama, meski tim tuan rumah tampil sangat dominan.

Setelah turun minum, Liverpool akhirnya berhasil meruntuhkan pertahanan Villarreal usai diuntungkan dengan gol bunuh diri Pervis Estupinan. Beberapa menit kemudian, Sadio Mane berhasil mencetak gol untuk memperbesar keunggulan si Merah sekaligus memastikn kemenangan.

Liverpool minimal meraih hasil seri atau bahkan kalah tidak lebih dari satu gol saat gantian menyambangi Villarreal di leg kedua, sepekan lagi. Di sisi lain, si Kapal Selam Kuning mesti menang dengan selisih tiga gol untuk maju ke partai puncak Liga Champions

Meski demikian, Juergen Klopp selaku manajer tidak mau berpikir seperti itu. Klopp mewanti-wanti para pemainnya untuk tetap waspada pada laga tandang, sebab Villarreal pastinya akan habis-habisan untuk lolos agar tidak mengecewakan pendukungnya.

“Anda harus waspada penuh dan tampil 100 persen di leg kedua, seperti halnya di leg pertama. Okelah kami unggul 2-0. Itu lebih baik sebelum pertandingan, tapi kami tahu itu belum cukup meloloskan kami,” ujar Klopp di situs resmi UEFA.

Ia menegaskan, mereka harus tampil dengan performa terbaik di leg kedua. “Kami punya modal bagus dari leg pertama. Kami harus tetap positif dan punya mindset yang sama pekan depan. Sejauh ini semuanya berjalan baik. Kami harus tandang ke Villarreal dan kami akan coba lolos ke final. Kita lihat saja. Ini baru babak pertama. Seperti itulah faktanya,” kata Klopp.

Juru taktik asal Jerman itu mengaku sudah cukup puas dengan performa timnya.  “Untuk sebagian besar, kami bisa mengatasinya dengan baik dan memainkan permainan yang bagus. Kami sudah bermain bagus di babak pertama. Kami harus tetap positif dan menjaga pola pikir yang sama. Sejauh ini sudah bagus,” ujarnya.

Sadio Mane terus tampil gemilang. Klopp pun memberikan komentar soal peforma pemainnya itu. “Wow. Dia sedang menjalani musim yang luar biasa dan dia adalah pemain yang luar biasa. 100 Persen saya tidak tahu soal nominasi Ballon d’or dan semacamnya. Dia pemain kelas dunia dan bermain dengan baik untuk tim. Tapi saya nggak tahu soal nominasi itu dan pertanyaannya juga aneh karena musim belum selesai,” kata Klopp.

Memang ada catatan khusus bagi Mane di laga ini. Opta mencatat, gol ke gawang Villarreal menjadi gol ke-14 Mane di fase knockout Liga Champions. Jumlah itu kini menjadi yang terbanyak ditorehkan pemain asal Afrika.

Mane menyamai torehan Didier Drogba. Eks penyerang Chelsea itu juga menjadi pemain Afrika yang punya catatan 14 gol di babak gugur Liga Champions. Total, Sadio Mane sudah bikin 30 gol di Liga Champions, dari 77 penampilannya. Musim ini, sudah empat gol ia cetak di ajang tersebut.

Dan bagi Liverpool, ini adalah kemenangan kesembilan mereka di Liga Champions musim ini dari total 11 pertandingan. Itu sudah jadi rekor kemenangan terbanyak untuk klub asal Merseyside tersebut.

Liverpool cuma sekali gagal lolos dari fase knockout ketika memenangi leg pertama, yakni saat disingkirkan Bayer Leverkusen pada 2001/2002. Menang 1-0 di leg pertama, Liverpool tersingkir karena kalah 2-4.

Sementara pelatihVillarreal, Unai Emery mengakui kehebatan Liverpool.  “Di semifinal anda harus bertemu dengan tim sekuat ini. Kami seringkali dalam performa bagus seperti Liverpool. Kami ingin menang, ingin mengambil kendali, tetapi mereka tidak membiarkan kami. Kami tidak bisa menyerang mereka. Hingga akhirnya kami melakukan defensif sebanyak yang kami bisa sehingga memiliki opsi di leg kedua. Ini akan berbeda di La Ceramica (Stadion El Madrigal),” kata Emery, dilansir dari situs resmi UEFA.

Sebenarnya Villarreal sempat merepotkan Liverpool di awal laga. Si Kapal Selam Kuning mampu menahan gempuran  tim Inggris itu pada  babak pertama. Akan tetapi, memasuki babak kedua, Villarreal seperti kehilangan fokus.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga